Steak, hidangan lezat yang digemari banyak orang, biasanya dimasak dengan dipanggang. Metode konvensional meliputi pemanggangan di wajan atau menggunakan alat panggang khusus.
Namun, kreativitas para penggemar kuliner tak terbatas. Mereka bereksperimen dengan metode memasak steak yang tak biasa, bahkan terbilang unik dan nyeleneh.
7 Cara Tak Biasa Memasak Steak: Dari Mesin Cuci Piring Hingga Batu Panas
Sebuah artikel dari Mashed pada 13 April 2025, memaparkan tujuh cara memasak steak yang di luar nalar. Metode-metode ini, meskipun terdengar aneh, menghasilkan hasil yang mengejutkan.
Memasak Steak di Mesin Cuci Piring
Metode ini terinspirasi dari teknik sous vide. Steak yang telah dibumbui dan divakum dimasukkan ke dalam mesin cuci piring yang disetting pada suhu 50 derajat Celcius selama 90 menit.
Setelah itu, steak dikeluarkan dan dipanggang sebentar di wajan untuk menghasilkan tekstur luar yang renyah. Hasilnya steak *medium rare* yang empuk dan juicy.
Menggunakan Batu Panas untuk Memasak Steak
Batu panas atau *hot stone*, yang biasa digunakan untuk terapi pijat, juga bisa digunakan untuk memasak steak. Batu panas harus dipanaskan hingga sangat tinggi, sekitar 30 menit.
Letakkan batu panas di atas steak yang telah dibumbui. Namun, ukuran batu panas yang relatif kecil menjadi kendala, dan mungkin meninggalkan bekas yang kurang estetis pada steak.
Panggangan Waffle: Alternatif Praktis untuk Memasak Steak
Panggangan waffle menawarkan cara yang mudah dan praktis untuk memasak steak. Olesi permukaan panggangan dengan semprotan anti lengket agar steak tidak menempel.
Letakkan steak di atas panggangan yang telah panas, tutup, dan tunggu hingga matang. Waktu memasak bervariasi tergantung ketebalan steak, tetapi disarankan untuk memeriksa setelah 8 menit.
Memanfaatkan Dry Ice untuk Mengoptimalkan Tekstur Steak
Dry ice biasanya digunakan untuk mendinginkan makanan, tetapi juga dapat digunakan untuk meningkatkan tekstur steak. Bekukan steak yang telah dibumbui dengan membungkusnya rapat menggunakan alumunium foil dan letakkan di dalam wadah berisi dry ice selama 20 menit.
Setelah itu, panggang steak di wajan panas yang telah diolesi minyak selama sekitar 4 menit di setiap sisi. Metode ini menghasilkan lapisan luar steak yang renyah.
(Lanjutan metode memasak steak lainnya akan dibahas pada bagian selanjutnya)
Kesimpulannya, eksperimen memasak steak dengan cara-cara unik di atas menunjukkan bahwa kreativitas dan inovasi dalam memasak tak mengenal batas. Meskipun beberapa metode mungkin terdengar tidak lazim, hasil yang didapat bisa jadi mengejutkan dan layak untuk dicoba bagi para pecinta steak yang berani berpetualang di dapur.





