Bobon Santoso, YouTuber kuliner dengan 17,8 juta subscriber, kembali menjadi perbincangan. Ia baru saja mendaftarkan Hak Cipta untuk konten andalannya, “Masak Besar”.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung melalui akun Instagramnya (@bobonsantoso) pada 13 April 2025. Bobon menyatakan langkah ini sebagai bentuk komitmen menjaga orisinalitas karyanya.
Bobon Santoso dan Pendaftaran Hak Cipta “Masak Besar”
Bobon menekankan pendaftaran Hak Cipta bukan semata demi kepentingan pribadi. Ia ingin menghormati nilai orisinalitas dan hak moral seorang pencipta.
Ia berharap langkahnya menginspirasi kreator lain untuk melindungi karya mereka. Bukan hanya sekadar berbagi, tetapi juga menjaga dan menghargai hasil kreativitas.
Konten “Masak Besar Bobon Santoso” telah terdaftar secara resmi dan mendapatkan Surat Pencatatan Ciptaan sesuai Pasal 72 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Pro dan Kontra Netizen Mengenai Hak Cipta “Masak Besar”
Keputusan Bobon ini menuai beragam reaksi netizen. Ada yang mendukung, tetapi tak sedikit pula yang mempertanyakannya.
Beberapa netizen menyinggung acara masak besar serupa yang telah ada sebelumnya, seperti program televisi yang dipandu Chef Ragil. Pertanyaan mengenai kemungkinan pembuatan konten serupa pun muncul.
Akun Instagram @bojeskribo memberikan penjelasan hukum terkait pembuatan konten serupa. Pembuatan konten serupa masih dimungkinkan selama terdapat minimal 7 perbedaan signifikan.
Klarifikasi Bobon Santoso Mengenai Hak Cipta “Masak Besar”
Menanggapi kontroversi tersebut, Bobon memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa siapa pun masih diperbolehkan membuat konten “Masak Besar”.
Namun, ia menyoroti pentingnya menghindari penjiplakan branding dan kreativitas pencipta. Hal ini terutama marak terjadi di mana kreator yang lebih berpengaruh meniru karya kreator lain.
Bobon menjelaskan bahwa “Masak Besar” baginya bukan sekadar konten atau pekerjaan. Ia menganggapnya sebagai panggilan jiwa untuk berbagi kepada masyarakat Indonesia.
“Masak Besar” Bobon Santoso: Lebih dari Sekadar Konten Kuliner
Bobon Santoso dikenal dengan aksi sosialnya melalui konten “Masak Besar”. Ia sering berbagi makanan dengan masyarakat di pelosok Indonesia, termasuk Papua.
Selain Papua, Bobon juga berbagi makanan di Rumah Sakit Jiwa dan kampung pemulung di Jakarta Selatan. Beragam menu disajikan, mulai dari rendang, soto, bakso, hingga pisang goreng.
Konten “Masak Besar” Bobon sebelumnya juga sempat dibandingkan dengan konten serupa yang dibuat Willie Salim. Bobon pun telah menanggapi hal tersebut.
Pendaftaran hak cipta oleh Bobon Santoso untuk “Masak Besar” menunjukkan pentingnya perlindungan terhadap karya kreatif, terutama di era digital yang penuh persaingan. Meskipun menuai pro-kontra, langkah ini membuka diskusi penting tentang batasan kreativitas dan hak cipta dalam dunia konten kreator.





