Putri Kusuma Wardani baru saja menyelesaikan tur Eropa dengan hasil yang kurang memuaskan. Meskipun mencapai semifinal Swiss Open, ia kembali takluk dari Chen Yu Fei, sama seperti di babak 16 besar All England.
Performa Putri di All England dan Swiss Open
Di All England, Putri sempat merebut satu gim sebelum akhirnya kalah 14-21, 24-22, 10-21. Namun di Swiss Open, performanya menurun, kalah dua gim langsung dengan skor 15-21, 14-21.
Kekalahan ini memperpanjang rekor head-to-head Putri melawan Chen Yu Fei menjadi 0-3. Sebelumnya, Putri juga kalah di Denmark Open 2023.
Evaluasi dan Pekerjaan Rumah Putri
Putri mengakui banyak melakukan kesalahan sendiri di Swiss Open. Ia menyebut Chen Yu Fei bermain rapi dan akurat, sementara dirinya kurang tahan dan terburu-buru.
Berdasarkan evaluasi, Putri menyadari perlu meningkatkan ketahanan di lapangan dan memperbaiki strategi permainannya. Kekalahan beruntun dari pemain yang sama menjadi pekerjaan rumah utama yang harus segera dibenahi.
Kemampuan bertahan menjadi kunci untuk menghadapi pemain sekelas Chen Yu Fei. Putri perlu meningkatkan stamina dan taktik agar bisa lebih efektif dalam pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Tur Eropa menjadi pembelajaran berharga bagi Putri. Dengan fokus pada peningkatan ketahanan dan strategi, ia diharapkan dapat tampil lebih kompetitif di turnamen-turnamen mendatang.
Secara keseluruhan, meskipun hasil tur Eropa belum optimal, Putri menunjukkan progres dan telah mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki. Dengan kerja keras dan evaluasi yang tepat, ia berpotensi untuk mencapai prestasi yang lebih baik di masa depan.





