Alex Marquez, pembalap Gresini Racing, menorehkan prestasi gemilang di sesi latihan bebas dan practice MotoGP Spanyol 2025 di Sirkuit Jerez, Jumat (25/4). Ia berhasil mencatatkan waktu tercepat, 1 menit 35,991 detik.
Namun, pencapaian tersebut diraih dengan perjuangan keras. Alex mengalami dua kali kecelakaan selama sesi latihan.
Dua Kali Terjatuh, Tetap Raih Waktu Tercepat
Insiden pertama terjadi di tikungan pertama sesi latihan bebas. Kecelakaan kedua menyusul di tikungan kelima sesi practice.
Meskipun mengalami jatuh dan merasakan sakit di tubuhnya, Alex tetap mampu menunjukkan performa terbaik dan menorehkan rekor waktu tercepat.
Kesalahan dan Rasa Sakit Menjadi Pengalaman Berharga
Alex Marquez mengakui kesalahannya yang menjadi penyebab kecelakaan tersebut. Ia mencoba berbagai ban dan set-up yang berbeda, tetapi belum menemukan konfigurasi yang tepat.
“Rencananya adalah mencoba beberapa ban tetapi juga beberapa set-up yang berbeda, jadi kami tidak melakukannya dengan baik. Saya pun melakukan beberapa kesalahan ketika di tikungan,” ungkap Alex seperti dikutip dari Crash.
Akibat kecelakaan, Alex merasakan sakit di lengan dan pergelangan tangannya. Ia memprediksi rasa sakit tersebut akan semakin parah pada hari balapan.
“Banyak rasa sakit di lengan dan pergelangan tangan, beginilah adanya. Besok (saat balapan-red) mungkin bisa lebih buruk,” akunya.
Evaluasi Diri dan Fokus Menuju Balapan
Meskipun mengalami cedera dan rasa sakit, Alex Marquez tetap optimis dan fokus menghadapi balapan utama.
Ia menyadari bahwa kesalahan yang dilakukan pada sesi latihan bebas dan practice merupakan faktor yang merugikan. Alex berjanji akan lebih mengendalikan diri dan motornya.
“Kami perlu lebih mengendalikan diri, karena kesalahan-kesalahan pada hari Jumat ini merugikan kami. Kesalahan-kesalahan itu karena saya terlalu percaya diri,” jelasnya.
Ia mengaku terlalu percaya diri sehingga melampaui batas kemampuannya. Pengalaman jatuh ini menjadi pelajaran berharga untuk tampil lebih baik di balapan utama.
“Rasanya seperti tidak ada batasan, kemudian saya akhirnya menemui batasan-batasan itu dengan terjatuh. Saya akan lebih baik,” tutup adik Marc Marquez ini.
Kejadian ini menunjukkan mentalitas kuat Alex Marquez. Kemampuannya bangkit dari keterpurukan dan tetap fokus pada target menjadi bukti dedikasi dan profesionalismenya sebagai pembalap MotoGP. Meskipun cedera, tekadnya untuk tampil maksimal di balapan utama patut diapresiasi.





