Sejarah baru terukir di Piala FA 2025. Crystal Palace, klub yang berdiri sejak 1905, akhirnya meraih trofi bergengsi tersebut untuk pertama kalinya. Kemenangan dramatis 1-0 atas Manchester City di Stadion Wembley, Sabtu (17/5/2025), ditandai dengan gol tunggal Eberechi Eze di menit ke-16. Ini menjadi pencapaian monumental, sekaligus menghapus kekecewaan dua final Piala FA sebelumnya yang berakhir dengan kekalahan.
Kemenangan Crystal Palace juga sekaligus mengakhiri ambisi Erling Haaland untuk menambah koleksi gelarnya di Piala FA. Prestasi impresif Crystal Palace ini menarik kita untuk mengulas kembali para pemain yang telah mencatatkan sejarah dengan meraih gelar Piala FA terbanyak sepanjang masa.
Ashley Cole: Raja Piala FA dengan Tujuh Gelar
Ashley Cole menduduki puncak daftar pemain dengan gelar Piala FA terbanyak, yakni tujuh trofi. Rekor ini merupakan pencapaian luar biasa yang sulit dipecahkan.
Tiga gelar pertama diraihnya bersama Arsenal (2002, 2003, dan 2005). Setelah pindah ke Chelsea pada 2006, ia menambah empat gelar lagi (2007, 2009, 2010, dan 2012).
Sepanjang kariernya di Piala FA, Cole tampil dalam 49 pertandingan, mencetak satu gol. Konsistensi dan kualitasnya sebagai bek kiri menjadi kunci kesuksesannya.
Petr Cech dan John Terry: Duet Kokoh di Pertahanan Chelsea
Petr Cech, kiper legendaris asal Republik Ceko, mengoleksi lima gelar Piala FA. Empat gelar diraih bersama Chelsea (2007, 2009, 2010, 2012), dan satu lagi bersama Arsenal (2017) meskipun saat itu ia hanya sebagai pemain cadangan.
Cech tampil impresif dalam 38 laga Piala FA, mencatat 16 kali clean sheet. Penyelamatan krusialnya di final 2012 melawan sundulan Andy Carroll menjadi salah satu momen yang tak terlupakan.
Sementara itu, John Terry, bek tangguh Chelsea, juga memiliki lima gelar Piala FA (2000, 2007, 2009, 2010, 2012). Kontribusinya selama hampir 20 tahun di Chelsea, dengan total 717 penampilan, tak terbantahkan.
Terry mencetak gol penting di semifinal 2002 melawan Fulham. Ia juga bermain dalam 59 laga Piala FA dengan 11 gol – angka luar biasa untuk seorang bek.
Cole, Cech, dan Terry membentuk pertahanan yang solid di Chelsea era 2000-an, menjadi pilar penting kesuksesan klub.
Patrick Vieira dan Ryan Giggs: Legenda Gelandang di Dua Klub Raksasa
Patrick Vieira, gelandang legendaris Arsenal, meraih lima gelar Piala FA. Empat gelar bersama Arsenal (1998, 2002, 2003, 2005), dan satu lagi bersama Manchester City (2011).
Gaya bermainnya yang agresif dan cerdas membuatnya diakui sebagai salah satu gelandang terbaik di Inggris.
Ryan Giggs, ikon Manchester United, meraih empat gelar Piala FA (1994, 1996, 1999, 2004). Gol spektakulernya melawan Arsenal di semifinal 1999 masih dikenang hingga kini.
Gol tersebut dicetak di masa perpanjangan waktu dan menjadi penentu kemenangan. Gol Giggs itu juga menjadi gol terakhir yang dicetak dalam laga ulangan semifinal Piala FA, karena sistem adu penalti diterapkan sejak musim 2000.
Kelima pemain ini mewakili era keemasan Piala FA, dengan kontribusi luar biasa bagi klub masing-masing. Ashley Cole tetap memegang rekor sebagai pemegang gelar Piala FA terbanyak hingga saat ini. Rekornya tersebut, hingga tahun 2025, belum terpecahkan dan tampaknya akan tetap menjadi catatan sejarah yang sulit dilampaui.





