Liga 2 Musim Depan: Tim Gunakan VAR, Siap Berlaga!

Liga 2 Musim Depan: Tim Gunakan VAR, Siap Berlaga!
Liga 2 Musim Depan: Tim Gunakan VAR, Siap Berlaga!

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) serius meningkatkan kualitas Liga 2. Langkah nyata yang diambil adalah penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR) mulai musim kompetisi 2025/2026. Program pelatihan intensif bagi para perangkat pertandingan pun telah dimulai sebagai persiapan implementasi teknologi canggih ini.

Program pelatihan VAR ini merupakan bagian dari komitmen PSSI dan LIB untuk menghadirkan kompetisi Liga 2 yang lebih adil dan profesional. Dengan dukungan teknologi modern, diharapkan kualitas perwasitan dapat meningkat signifikan.

Bacaan Lainnya

Pelatihan VAR Tahap Ketiga di Sentul

Pelatihan VAR tahap ketiga untuk wasit dan asisten wasit Liga 2 telah berlangsung di ASIOP Training Ground, Sentul, Bogor, sejak 15 April hingga 18 Mei 2025.

Sebanyak 37 wasit dan 36 asisten wasit mengikuti pelatihan ini. Pelatihan juga mencakup pengembangan sumber daya manusia untuk peran Replay Operator (RO) dan Technical Ground (TG).

Direktur Operasional LIB dan VAR Project Leader, Asep Saputra, menekankan pentingnya VAR dalam menciptakan sistem pertandingan yang adil.

Menurutnya, VAR bukan sekadar alat bantu, melainkan bagian integral dari sistem pertandingan yang profesional dan berintegritas.

Modul Pelatihan yang Komprehensif

Pelatihan VAR dibagi dalam beberapa gelombang, masing-masing berdurasi lima hari.

Para peserta menjalani simulasi berbagai insiden krusial dalam pertandingan. Mereka juga berlatih menggunakan simulator VAR dan mengikuti sesi pertandingan uji coba dengan implementasi langsung teknologi VAR.

Materi pelatihan dirancang agar peserta mampu menguasai seluruh aspek penggunaan VAR, mulai dari pengoperasian hingga pengambilan keputusan yang tepat dan konsisten.

Para peserta mendapatkan bimbingan langsung dari instruktur berpengalaman, termasuk Subkhiddin Salleh, instruktur wasit FIFA.

Evaluasi dan Implementasi di Liga 2

Setelah menyelesaikan pelatihan, seluruh peserta—wasit, asisten wasit, RO, dan TG—akan menjalani evaluasi.

Hasil evaluasi akan menentukan kesiapan mereka dalam menjalankan tugas sebagai ofisial VAR di pertandingan resmi Liga 2 musim depan.

Proses evaluasi ini sangat krusial. Hal ini untuk memastikan kompetensi dan kesiapan para ofisial dalam mengoperasikan dan memanfaatkan teknologi VAR secara efektif dan efisien.

Kehadiran VAR diharapkan mampu meningkatkan akurasi pengambilan keputusan wasit. Hal ini juga akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap kualitas perwasitan di Liga 2.

Dengan standar perwasitan yang lebih tinggi, diharapkan Liga 2 akan semakin kompetitif dan menarik. Ini juga menjadi langkah penting dalam pengembangan sepak bola Indonesia secara keseluruhan. Komitmen PSSI dan LIB dalam hal ini menunjukkan keseriusan mereka untuk memajukan persepakbolaan nasional menuju era yang lebih modern dan profesional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *