Empat pesepakbola putri telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Felicia Victoria de Zeeuw, Iris Joska de Rouw, Isa Guusje Warps, dan Emily Julia Frederica Nahon telah menjalani proses pengambilan sumpah kewarganegaraan. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Dirjen AHU, Widodo, di Jakarta Selatan.
Proses naturalisasi ini merupakan momen penting, bukan hanya perubahan status, tetapi juga harapan besar untuk kemajuan sepak bola Indonesia. Kementerian Hukum dan HAM didukung oleh tim antar kementerian dan lembaga dalam proses ini.
Pengambilan Sumpah dan Dukungan Antar Lembaga
Pengambilan sumpah keempat pesepakbola tersebut berlangsung pada Selasa, 10 Juni 2025. Prosesnya melibatkan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU), Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta organisasi olahraga terkait.
Badan Intelijen Negara dan PSSI juga turut berpartisipasi dalam proses naturalisasi ini. Dukungan penuh dari berbagai pihak memastikan kelancaran proses dan integrasi para pemain ke dalam tim nasional.
Persetujuan DPR dan Persiapan Timnas
DPR RI sebelumnya telah menyetujui pemberian kewarganegaraan kepada keempat pemain sepak bola tersebut. Persetujuan ini diambil dalam Rapat Paripurna pada Selasa, 27 Mei 2025.
Dengan status WNI yang baru, Felicia, Iris, Isa, dan Emily kini siap memperkuat Timnas Putri Indonesia, atau yang dikenal sebagai Garuda Pertiwi. Kehadiran mereka sangat dinantikan untuk menghadapi berbagai kompetisi penting di masa mendatang.
Profil Singkat Empat Pesepakbola Putri
Keempat pesepakbola putri ini memiliki garis keturunan Indonesia dan diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi Timnas. Berikut profil singkat mereka:
- Emily Julia Frederica Nahon lahir di Oegstgeest, 17 Mei 2007. Ia memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ayah, dengan nenek bernama Julie Margot Rancuret yang lahir di Bogor pada 29 April 1949.
- Felicia Victoria de Zeeuw lahir di Delft, 19 Januari 2006. Garis keturunan Indonesia berasal dari ibunya, dengan nenek bernama Felixia Adelle Kuhuwael yang lahir di Batavia pada 22 Agustus 1940.
- Iris Joska de Rouw lahir di Rotterdam, 21 April 2005. Ia memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ibu, dengan nenek bernama Christina Salomonson yang lahir di Lumajang pada 17 Januari 1949.
- Isa Guusje Warps lahir di Veldhoven, 3 Juni 2005. Garis keturunan Indonesia berasal dari ayahnya, dengan nenek bernama Fhilhomena Wilma Satine Raushop yang lahir di Padang pada 30 Desember 1949.
Keempat pemain ini siap menghadapi tantangan besar bersama Timnas Putri Indonesia. Kompetisi seperti AFC Women’s Asian Cup Qualifiers 2026, ASEAN Women’s Championship 2025-2029, SEA Games 2025-2029, serta FIFA Women’s World Cup 2027 dan 2031 Qualifiers menanti mereka. Kehadiran mereka diharapkan dapat meningkatkan performa dan prestasi Timnas Putri Indonesia di kancah internasional. Keberhasilan proses naturalisasi ini menandai langkah maju bagi perkembangan sepak bola putri Indonesia. Semoga kehadiran mereka membawa dampak positif bagi kemajuan sepak bola nasional.





