Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi (Ana/Tiwi) berhasil mengalahkan rekan senegaranya, Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari di babak 32 besar Kejuaraan Bulutangkis Asia 2025. Kemenangan ini diraih lewat pertarungan rubber game dengan skor 21-13, 16-21, 21-10.
Ana/Tiwi Menang Dramatis atas Rachel/Trias
Pertandingan yang berlangsung di Ningbo Olympic Sports Center Gymnasium, Rabu (9/4/2025), menampilkan duel menarik antara Ana/Tiwi dan Rachel/Trias. Sayangnya, undian menempatkan dua pasangan Indonesia ini saling berhadapan di babak awal.
Ana mengungkapkan rasa sayangnya harus berhadapan dengan rekan satu tim sendiri. Namun, mereka tetap berjuang maksimal di lapangan.
Performa Apik Rachel/Trias
Tiwi mengomentari permainan Rachel/Trias yang solid. Ia melihat perkembangan signifikan pada permainan mereka, khususnya setelah pemulihan cedera Meilysa Trias.
Pertahanan Rachel/Trias dinilai sangat kuat, menunjukkan kemajuan pesat pasca cedera Trias.
Ana/Tiwi Fokus Hadapi Babak Berikutnya
Meskipun berhasil menang, Ana/Tiwi langsung mengalihkan fokus pada pertandingan berikutnya. Mereka akan menghadapi pasangan Hong Kong, Fan Ka Yan/Yau Mau Ying.
Pasangan peringkat 8 dunia ini memiliki rekor sempurna atas Fan/Yau, sebelumnya menang di Taipei Open 2024 dan Hong Kong Open 2024.
Tantangan Menghadapi Fan/Yau
Ana mengakui pentingnya persiapan matang untuk menghadapi Fan/Yau. Mereka harus beradaptasi dengan kecepatan shuttlecock yang bervariasi.
Kecepatan shuttlecock yang tidak menentu menjadi tantangan tersendiri. Ana/Tiwi perlu strategi yang tepat untuk menghadapi situasi tersebut.
Analisis Permainan dan Prospek Indonesia
Pertandingan Ana/Tiwi melawan Rachel/Trias menunjukkan kedalaman skuad ganda putri Indonesia. Namun, jumpa di babak awal menyiratkan potensi terbuangnya kekuatan tim lebih dini.
Keberhasilan Ana/Tiwi melaju ke babak selanjutnya tetap memberi harapan bagi Indonesia. Kemenangan atas pasangan Hong Kong akan memperkuat peluang mereka di Kejuaraan Bulutangkis Asia 2025.
Secara keseluruhan, penampilan Ana/Tiwi dan Rachel/Trias menunjukkan potensi besar ganda putri Indonesia. Meskipun ada sedikit kekecewaan karena harus saling berhadapan, kedua pasangan telah menunjukkan permainan yang kompetitif dan menjanjikan untuk masa depan bulutangkis Indonesia. Keberhasilan Ana/Tiwi menghadapi tantangan berikutnya akan menentukan sejauh mana mereka dapat bersaing di kejuaraan bergengsi ini.





