Apriyani Rahayu, pebulutangkis putri Indonesia peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, dipastikan absen di Swiss Open 2025. Keputusan ini disampaikan langsung oleh pelatihnya, Nitya Krishinda Maheswari.
Penampilan Kurang Maksimal di Orleans Masters dan All England
Penarikan Apriyani dan pasangannya, Siti Fadia Silva Ramadhanti, dari Swiss Open 2025 disebabkan oleh performa kurang optimal di dua turnamen sebelumnya.
Di Orleans Masters 2025, Apriyani/Fadia hanya mampu mencapai perempat final, dikalahkan Baek Ha Na/Lee So Hee. Prestasi serupa juga terjadi di All England 2025, di mana mereka terhenti di babak 16 besar setelah kalah dari pasangan Malaysia, Tan Pearly/Thinaah Muralitharan.
Analisis Pelatih Mengenai Performa Apriyani
Menurut Nitya, Apriyani belum mampu menampilkan permainan terbaiknya dalam beberapa turnamen terakhir. Hal ini menjadi pertimbangan utama penarikan Apriyani dari Swiss Open 2025.
Prioritas utama kini adalah pemulihan dan peningkatan performa Apriyani di Pelatnas PBSI, agar ia dapat kembali menunjukkan performa terbaiknya di turnamen mendatang.
Enam Wakil Indonesia Tetap Berlaga di Swiss Open 2025
Meskipun Apriyani mundur, Indonesia masih mengirimkan enam wakil lainnya ke Swiss Open 2025.
Para wakil tersebut antara lain Fadia Silva Ramadhanti (berpasangan dengan Dejan Ferdinansyah di ganda campuran), Putri Kusuma Wardani (tunggal putri), Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi (ganda putri), Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana (ganda putra), Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin (ganda putra), dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (ganda putra).
Jadwal Pertandingan Wakil Indonesia di Swiss Open 2025
Beberapa pasangan ganda putra Indonesia, seperti Febriana/Amalia dan Fikri/Daniel, akan memulai pertandingan pada Selasa malam pukul 23.00 WIB.
Pertandingan-pertandingan selanjutnya akan menentukan peluang Indonesia untuk meraih prestasi di Swiss Open 2025. Dukungan penuh dari pecinta bulutangkis Indonesia sangat diharapkan.
Strategi Pelatnas PBSI Menuju Turnamen Mendatang
Keputusan untuk menarik Apriyani dari Swiss Open 2025 merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pelatnas PBSI.
Dengan fokus pada peningkatan performa dan pemulihan kondisi Apriyani, diharapkan ia dapat kembali bersaing di level tertinggi dalam turnamen-turnamen selanjutnya.
Penampilan Apriyani dan para atlet bulu tangkis Indonesia lainnya di turnamen mendatang tentunya akan sangat dinantikan. Semoga mereka dapat memberikan prestasi terbaik untuk bangsa Indonesia.





