Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana melaju ke final All England 2025, melanjutkan dominasi ganda putra Indonesia di turnamen bergengsi tersebut.
Kemenangan atas sesama ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, dengan skor 21-14, 17-21, 21-15, mengantarkan mereka ke babak puncak.
Dominasi Ganda Putra Indonesia di All England
Indonesia telah konsisten mengirimkan wakilnya ke final ganda putra All England sejak 2017.
Satu-satunya pengecualian adalah tahun 2021, ketika seluruh kontingen Indonesia mundur akibat kasus COVID-19.
Rekam Jejak Kemenangan dan Kekalahan
Sejak 2017 hingga 2024, hanya sekali ganda putra Indonesia gagal meraih gelar juara All England.
Kekalahan tersebut dialami Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di tahun 2020 melawan pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe.
Dua kali final All England mempertemukan dua pasangan ganda putra Indonesia, yaitu pada tahun 2022 dan 2023.
Final All England 2025: Tantangan Baru Menanti
Di final All England 2025, Leo/Bagas akan berhadapan dengan pasangan Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Pertandingan final akan berlangsung pada Minggu, 16 Maret 2025, pukul 18.00 WIB.
Daftar Ganda Putra Indonesia di Final All England (2017-2024)
2017: Marcus/Kevin (Juara)
2018: Marcus/Kevin (Juara)
2019: Ahsan/Hendra (Juara)
2020: Marcus/Kevin (Runner-up)
2022: Fikri/Bagas (Juara), Ahsan/Hendra (Runner-up)
2023: Fajar/Rian (Juara), Ahsan/Hendra (Runner-up)
2024: Fajar/Rian (Juara)
Prospek Ganda Putra Indonesia di Masa Mendatang
Konsistensi penampilan ganda putra Indonesia di All England menunjukkan kedalaman dan kualitas pemain muda yang terus berkembang.
Keberhasilan Leo/Bagas mencapai final All England 2025 menunjukkan potensi besar bagi masa depan bulutangkis Indonesia.
Dengan regenerasi yang baik dan pembinaan berkelanjutan, Indonesia diprediksi akan terus bersaing di kancah internasional.





