Pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, gagal melaju ke semifinal All England 2025. Mereka tersingkir di babak perempat final.
Kekalahan Telak di Tangan China
Rehan/Gloria dikalahkan pasangan China, Feng Yan Zhe/Wei Ya Xin, dengan skor telak 10-21 dan 14-21. Pertandingan berlangsung selama 34 menit di Utilita Arena, Birmingham.
Sejak awal gim pertama, Rehan/Gloria tertinggal jauh. Mereka kesulitan membendung serangan cepat Feng/Wei.
Meskipun sempat menipiskan jarak, Rehan/Gloria tetap gagal membalikkan keadaan di gim pertama.
Dominasi Feng/Wei semakin terlihat di pertengahan gim pertama. Mereka unggul jauh dan akhirnya menutup gim dengan skor 21-10.
Perlawanan Singkat di Gim Kedua
Di gim kedua, Rehan/Gloria sempat menunjukkan perlawanan lebih baik. Mereka bahkan unggul sementara dengan skor 10-8.
Namun, keunggulan tersebut tak bertahan lama. Feng/Wei mampu membalikkan keadaan dengan raihan 11 poin beruntun.
Momentum pertandingan berbalik sepenuhnya ke pihak China. Rehan/Gloria kesulitan mengejar ketertinggalan.
Akhirnya, Feng/Wei berhasil mengamankan kemenangan di gim kedua dengan skor 21-14. Mereka pun melaju ke semifinal.
Analisis Permainan dan Harapan Masa Depan
Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Rehan/Gloria. Mereka perlu meningkatkan strategi dan konsistensi permainan.
Kecepatan dan Akurasi
Kecepatan dan akurasi serangan Feng/Wei menjadi faktor kunci kemenangan mereka. Rehan/Gloria perlu meningkatkan kemampuan serupa.
Tekanan Mental
Kemampuan menahan tekanan mental juga menjadi poin penting yang perlu ditingkatkan Rehan/Gloria. Mereka harus mampu bermain lebih tenang di situasi sulit.
Meskipun gagal di All England 2025, Rehan/Gloria masih memiliki potensi besar. Mereka diharapkan dapat terus berlatih dan meningkatkan performa untuk menghadapi turnamen selanjutnya.
Dengan evaluasi yang tepat dan latihan keras, pasangan muda berbakat ini diharapkan bisa kembali menunjukkan performa terbaiknya dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Kegagalan ini diharapkan menjadi batu loncatan menuju kesuksesan yang lebih besar di masa depan.





