Atlet angkat besi Indonesia, Rizki Juniansyah, tengah mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Asia 2025 di Jiangshan, China.
Meskipun sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan, ia tetap menjalani latihan rutin, meskipun intensitasnya disesuaikan.
Persiapan Menuju Kejuaraan Asia 2025
Rizki Juniansyah baru saja meraih peringkat kedua di IWF World Championships di Bahrain pada Desember 2024.
Ia mencatatkan total angkatan 340 kg (150 kg snatch dan 190 kg clean and jerk) di kelas 73 kg.
Setelah ajang tersebut, Rizki beristirahat sejenak sebelum kembali berlatih intensif untuk Kejuaraan Asia.
Ia menjelaskan bahwa latihan selama Ramadhan lebih difokuskan pada pemeliharaan kondisi fisik.
Intensitas latihan akan ditingkatkan pada bulan berikutnya untuk mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan.
Strategi Latihan Selama Ramadhan
Rizki menuturkan bahwa selama Ramadhan, ia tetap menjalankan ibadah puasa sambil menjalani latihan.
Jadwal latihannya pun disesuaikan, dengan intensitas yang lebih ringan dibandingkan biasanya.
Pada minggu-minggu menjelang kejuaraan, ia akan meningkatkan intensitas latihan menjadi dua kali sehari.
Tantangan Baru dari Korea Utara
Kejuaraan Asia 2025 akan menjadi ajang yang menantang bagi Rizki.
Ia akan berkompetisi di kelas 81 kg putra, dengan tambahan pesaing baru dari Korea Utara.
Korea Utara sebelumnya absen dari kejuaraan angkat besi internasional karena sanksi doping.
Namun, mereka kembali berlaga di IWF World Championships 2024 di Bahrain dan menunjukkan performa impresif.
Dominasi Lifter Korea Utara di Bahrain
Di Bahrain, atlet Korea Utara, Ri Ryong Hyon (kelas 73 kg), meraih dua emas (clean and jerk dan total angkatan).
Sementara Ri Chong Song (kelas 81 kg) menyabet tiga emas dengan total angkatan terbaik 371 kg.
Keberhasilan lifter Korea Utara ini menjadi ancaman serius bagi atlet angkat besi lainnya.
Target dan Optimisme Rizki Juniansyah
Rizki mengakui bahwa lifter Korea Utara merupakan lawan yang berat, seberat atlet China sebelumnya.
Namun, ia tetap optimis dan fokus pada peningkatan performa pribadinya.
Target utamanya adalah meningkatkan total angkatan, dengan harapan dapat mencapai rekor baru.
Ia menekankan pentingnya berlatih keras dan membaca strategi lawan dalam menghadapi kejuaraan.
Lebih jauh, Rizki mengaku tetap fokus pada persiapan dan berusaha untuk memberikan yang terbaik.
Ia berharap dapat meraih prestasi gemilang di Kejuaraan Asia 2025.
Dengan persiapan matang dan mental yang kuat, Rizki Juniansyah siap menghadapi tantangan di Kejuaraan Asia 2025, menunjukkan kemampuan terbaiknya di kancah internasional.





