Tenis meja Indonesia sedang menghadapi tantangan. Namun, semangat untuk membangkitkan prestasi tetap berkobar.
Singgih Yehezkiel: Inisiatif Baru untuk Atlet Tenis Meja Muda
Singgih Yehezkiel, sosok berpengaruh di dunia tenis meja Indonesia, terus berinovasi demi kemajuan olahraga ini.
Ia fokus membina atlet muda berpotensi, bukan terpaku pada permasalahan internal organisasi.
Audisi Tenis Meja Indonesia (ATMI) 2025: Jembatan Menuju Dunia
ATMI 2025 akan digelar di GOR Richas Bekasi pada 30-31 Mei 2025.
Audisi ini terbuka untuk atlet U-14 dari seluruh Indonesia, dengan pendaftaran online gratis.
Sebanyak 12 atlet terpilih (6 putra dan 6 putri) akan mendapat pelatihan intensif di China dan Eropa.
Pelatihan ini mencakup bimbingan pelatih berkualitas dan kesempatan berkompetisi di ajang internasional.
Pembinaan Jangka Panjang dan Dukungan Donatur
Program pembinaan atlet terpilih ATMI 2025 direncanakan selama 10 tahun.
Biaya pembinaan yang cukup besar telah terjamin berkat dukungan donatur yang peduli dengan kemajuan tenis meja Indonesia.
Harapan Bangkitnya Prestasi Tenis Meja Indonesia
Inisiatif ATMI 2025 diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet tenis meja Indonesia yang berprestasi di kancah internasional.
Program ini bukan sekadar seleksi, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan tenis meja Indonesia.
Dengan dukungan dan komitmen yang kuat, harapan untuk melihat Indonesia berjaya di dunia tenis meja semakin nyata.
Keberhasilan program ini akan menjadi bukti nyata bahwa dengan kerja keras dan dukungan yang tepat, prestasi gemilang dapat diraih.





