Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio, atau yang akrab disapa Diggia, berhasil menyelesaikan balapan MotoGP Thailand 2025 di Sirkuit Buriram.
Meskipun mengalami cedera bahu dan mengaku kondisinya nyaris nol sebelum balapan, Diggia menunjukkan daya juang tinggi.
Diggia Finis Ke-10 di MotoGP Thailand 2025
Diggia berhasil finis di posisi ke-10. Marc Marquez dari tim Ducati keluar sebagai juara dengan catatan waktu 39 menit 37,244 detik.
Diggia tertinggal 21,546 detik dari Marquez. Prestasi ini patut diapresiasi mengingat kondisi fisiknya yang kurang prima.
Cedera Bahu Menghambat Performa Diggia
Diggia mengalami cedera bahu yang memaksanya mengakhiri musim lalu lebih awal.
Proses pemulihan cedera bahu dilakukan untuk memastikan kesiapannya di awal musim 2025, namun ia kembali mengalami kecelakaan saat tes di Sepang.
Pengaruh Cedera Terhadap Performa di Sirkuit Buriram
Meskipun cedera, Diggia tetap berkomitmen untuk berlaga di Thailand.
Ia mengaku kelelahan di paruh kedua balapan karena harus mengimbangi kekurangan fisiknya.
Rencana Pemulihan dan Target ke Depan
Diggia mengungkapkan rasa senang dan bangga atas pencapaiannya di Thailand, mengingat minimnya persiapan.
Ia akan fokus pemulihan dan berlatih intensif untuk mencapai performa 100% dan menargetkan posisi depan di balapan berikutnya.
Melihat Peluang di MotoGP Argentina
MotoGP selanjutnya akan digelar di Argentina pada pertengahan Maret 2025.
Jeda dua pekan antara balapan di Thailand dan Argentina memberikan kesempatan bagi Diggia untuk memulihkan kondisi fisiknya.
Dengan waktu pemulihan yang cukup, diharapkan Diggia dapat tampil lebih maksimal di MotoGP Argentina. Keuletan dan semangat juangnya patut menjadi inspirasi bagi para penggemar balap motor di seluruh dunia. Semoga pemulihannya berjalan lancar dan Diggia kembali bersaing di papan atas klasemen.





