Tarung Derajat: Siap Go Internasional, Raih Prestasi Dunia!

Ketua Umum Pengurus Besar Keluarga Olahraga Tarung Derajat (PB KODRAT), Bambang Soesatyo, atau Bamsoet, optimistis Tarung Derajat dapat bersaing di kancah internasional. Ia melihat potensi besar seni bela diri asli Indonesia ini untuk mengharumkan nama bangsa.

Potensi Tarung Derajat di Ajang Internasional

Bamsoet menekankan bahwa pengakuan internasional akan membuka peluang lebih besar bagi atlet Tarung Derajat Indonesia. Hal ini akan meningkatkan prestasi dan popularitas olahraga tersebut di dunia.

Bacaan Lainnya

Lebih dari sekadar olahraga, Tarung Derajat juga mencerminkan budaya dan karakter bangsa Indonesia. Filosofinya, “Aku Ramah Bukan Berarti Takut, Aku Tunduk Bukan Berarti Takluk,” menunjukkan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.

Bamsoet meyakini Tarung Derajat dapat menjadi ikon budaya Indonesia di dunia, seperti halnya karate dari Jepang atau taekwondo dari Korea Selatan. Hal ini akan menarik minat wisatawan dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia secara global.

Langkah Menuju Pengakuan Internasional

Pengakuan internasional membutuhkan federasi di berbagai negara. Saat ini, Tarung Derajat telah didukung empat negara ASEAN: Indonesia, Malaysia, Myanmar, dan Filipina.

PB Kodrat secara aktif menjalin koordinasi dengan Brunei Darussalam dan Kamboja untuk membentuk kepengurusan nasional di negara-negara tersebut. Upaya ini akan memperluas jangkauan dan pengaruh Tarung Derajat di dunia.

Untuk mencapai pengakuan lebih luas, diperlukan upaya untuk mendapatkan pengakuan resmi dari badan olahraga internasional seperti Olympic Council of Asia (OCA) dan International Olympic Committee (IOC). PB Kodrat secara aktif berupaya agar Tarung Derajat bisa masuk dalam daftar cabang olahraga resmi SEA Games dan Asian Games.

Strategi Pengembangan Tarung Derajat

Bamsoet menjabarkan beberapa strategi penting untuk mewujudkan target internasionalisasi Tarung Derajat. Kerja sama antar kementerian, KONI, dan PB Kodrat sangat krusial dalam proses ini.

Diplomasi olahraga aktif perlu dilakukan untuk memperkenalkan Tarung Derajat ke negara-negara lain. Hal ini termasuk mendorong pembentukan federasi di tingkat regional dan internasional.

Kerja sama dengan negara-negara lain yang memiliki minat terhadap seni bela diri juga penting untuk mempercepat proses pengakuan dan penyebaran Tarung Derajat. Ini akan mempercepat proses pengakuan dan perluasan jangkauan Tarung Derajat.

Membangun hubungan dengan organisasi seperti ASEAN Para Games Federation, OCA, dan IOC sangat penting untuk memasukkan Tarung Derajat sebagai cabang olahraga resmi. Upaya ini akan membuka peluang bagi atlet Tarung Derajat untuk berlaga di ajang internasional bergengsi.

Peran Pimpinan Baru PB KODRAT

Bamsoet kembali terpilih sebagai Ketua Umum PB KODRAT periode 2025-2029. Ia telah menunjuk Jenderal Pol (Purn.) Budi Gunawan sebagai Ketua Dewan Pembina dan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman sebagai Ketua Dewan Penasehat.

Brigjen Pol Putu Putra Sadana ditunjuk sebagai Ketua Harian, Brigjen TNI AD Asep Sugiharto sebagai Sekretaris Jenderal, dan Nofel Saleh Hilabi sebagai Bendahara Umum. Tim kepemimpinan ini diharapkan dapat membawa Tarung Derajat ke level internasional.

Dengan komitmen dan kerja sama yang solid antara pemerintah, organisasi olahraga, dan masyarakat, Tarung Derajat berpotensi besar untuk diakui dan dipertandingkan di ajang olahraga internasional, termasuk Olimpiade. Hal ini akan menjadi kebanggaan bagi Indonesia di kancah dunia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *