Gregoria Mariska Tunjung, pebulutangkis putri Indonesia, baru saja melangsungkan pernikahan dengan Mikha Angelo pada 21 Februari 2025 di Bandung.
Namun, bulan madu mereka harus ditunda. Gregoria memprioritaskan persiapan untuk All England 2025.
Prioritas All England 2025
Gregoria menyatakan kesiapannya mengorbankan agenda pribadi demi All England 2025. Suaminya, Mikha Angelo, sangat mendukung keputusannya.
Komitmen ini telah dibicarakan sejak awal hubungan mereka, memahami tuntutan Gregoria sebagai atlet nasional.
Dukungan Suami dan Pelatih
Mikha memahami tuntutan karier Gregoria sebagai atlet profesional. Keduanya telah berdiskusi dan mencapai kesepahaman.
Pelatih kepala tunggal putri Pelatnas PBSI, Imam Tohari, juga memastikan Gregoria berkomitmen tinggal di Pelatnas untuk persiapan All England.
Gregoria akan menetap di asrama Pelatnas, dengan pengaturan jadwal latihan yang fleksibel.
Persiapan Menuju All England
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Pelatnas PBSI, Eng Hian, memastikan persiapan Gregoria berjalan lancar sesuai rencana.
Persiapan Gregoria menuju All England 2025 berjalan normal dan sesuai dengan komitmen yang disampaikan kepada pelatih.
Target di All England 2025
Di All England 2024, Gregoria terhenti di perempat final setelah dikalahkan Akane Yamaguchi.
Dengan persiapan matang dan dukungan penuh dari tim pelatih dan keluarga, Gregoria menargetkan hasil lebih baik di All England 2025.
Komitmen dan Dedikasi Gregoria
Gregoria menunjukkan dedikasi tinggi dengan memprioritaskan karir bulutangkisnya.
Komitmennya terhadap prestasi di kancah internasional patut diapresiasi, menunjukkan profesionalisme sebagai atlet.
Keberhasilan Gregoria meraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 menjadi bukti potensi dan kerja kerasnya.
Dengan dukungan suami, pelatih dan tim Pelatnas PBSI, Gregoria diharapkan mampu menampilkan performa terbaiknya di All England 2025.





