Pembalap Aprilia, Jorge Martin, harus absen di seri pertama MotoGP 2025 akibat cedera tangan.
Cedera tersebut dideritanya setelah kecelakaan di Buriram, Thailand, awal pekan ini. Diagnosa menunjukkan masalah pada tulang scaphoid dan radius.
Anjuran Dokter untuk Jorge Martin
Dokter Riccardo Ceccarelli, dokter medis Formula 1, menyarankan Martin agar tidak terburu-buru kembali balapan.
Ia mencontohkan kasus Marc Marquez yang mengalami masalah serupa dan dampaknya terhadap performa balap.
Pengalaman Marc Marquez Menjadi Pelajaran
Marquez, yang sempat mengalami masalah bahu berkepanjangan, mengalami penurunan performa signifikan selama beberapa musim.
Ia baru kembali menemukan performanya setelah bergabung dengan tim Gresini Racing. Pengalaman ini menjadi pelajaran berharga.
Waktu Pemulihan Cedera Tangan
Ceccarelli memperkirakan pemulihan cedera seperti yang dialami Martin membutuhkan waktu minimal dua bulan.
Namun, jika operasi berhasil dan stabilisasi tulang berjalan baik, waktu pemulihan mungkin lebih singkat.
Kendala Mobilitas dan Rasa Sakit
Selain cedera tulang scaphoid dan radius, Martin juga mengalami patah tulang di tangan satunya.
Hal ini tentu mempersulit pemulihan dan menyebabkan kendala mobilitas serta rasa sakit yang signifikan.
Menghindari Kesalahan Marc Marquez
Ceccarelli mengingatkan pentingnya menghindari terburu-buru kembali balapan.
Ia khawatir Martin akan mengulangi kesalahan Marquez yang kehilangan hampir dua tahun masa performanya akibat terlalu cepat kembali berlaga.
Kesimpulannya, cedera yang dialami Jorge Martin cukup serius dan membutuhkan waktu pemulihan yang cukup. Anjuran untuk bersabar dan fokus pada pemulihan penuh sangat penting agar ia dapat kembali ke lintasan balap dengan performa optimal tanpa risiko cedera berulang.





