Juara dunia Formula 1, Max Verstappen, baru-baru ini “meminjam” sebuah pernyataan populer dari pelatih sepakbola kenamaan, Jose Mourinho, saat menanggapi regulasi baru FIA terkait penggunaan kata-kata kasar.
Regulasi Baru F1 yang Lebih Ketat
Federasi Otomotif Internasional (FIA) telah memberlakukan sanksi lebih berat bagi para pembalap F1 yang menggunakan kata-kata kasar atau tidak pantas. Hal ini menyusul beberapa insiden sebelumnya.
Aturan ini mengharuskan para pembalap untuk lebih berhati-hati dalam memberikan pernyataan, baik dalam wawancara maupun di media sosial.
Verstappen Sanksi Layanan Sosial
Verstappen sendiri pernah menerima sanksi berupa layanan sosial di Rwanda pada musim lalu. Hal ini dikarenakan komentarnya dianggap tidak pantas.
Verstappen “Meminjam” Kata-Kata Mourinho
Dalam sebuah acara F1 di London, Verstappen ditanya mengenai regulasi baru tersebut. Ia memberikan jawaban yang mengingatkan banyak orang pada gaya bicara Mourinho.
Jawaban Verstappen, “Aku memilih untuk tidak membicarakan hal itu. Kalau tidak, aku bisa berada dalam masalah,” menarik perhatian karena kemiripannya dengan pernyataan Mourinho yang terkenal.
Reaksi Verstappen terhadap Regulasi Baru
Verstappen menambahkan bahwa ia merasa reaksi dari pembalap lain sudah cukup menggambarkan situasi. Ia juga menyatakan tidak perlu terlalu serius menanggapi hal ini.
Ia mengakhiri komentarnya dengan mengatakan tidak memiliki pernyataan lebih lanjut mengenai hal tersebut.
Pernyataan Mourinho yang Ikonik
Jose Mourinho, dikenal dengan kemampuannya dalam berbicara dan menyampaikan pesan. Bahkan, saat memilih untuk tidak berkomentar, kata-katanya tetap berkesan.
Pernyataan Mourinho yang “dipinjam” Verstappen berasal dari tahun 2014, saat Chelsea, tim yang ia latih kala itu, kalah melawan Aston Villa.
Saat itu, Mourinho menyatakan, “Aku memilih untuk tidak bicara. Jika aku bicara, aku bisa berada dalam masalah besar. Dan aku tidak mau berada dalam masalah besar.”
Penggunaan pernyataan Mourinho oleh Verstappen menunjukkan pengaruh figur pelatih sepakbola tersebut bahkan hingga ke dunia Formula 1. Hal ini juga menggambarkan betapa kuatnya sebuah pernyataan yang tepat guna, bahkan ketika diucapkan untuk menghindari kontroversi.





