Pelatnas Lanjut Efisiensi! Menpora Dito Pastikan Persiapan Atlet Tetap Optimal

Pemerintah Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto tengah melakukan efisiensi anggaran di berbagai kementerian, termasuk Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Efisiensi ini memangkas anggaran Kemenpora lebih dari Rp 1 triliun dari pagu awal sekitar Rp 2,3 triliun.

Bacaan Lainnya

Efisiensi Anggaran Kemenpora: Tidak Ganggu Pelatnas Atlet

Kabar pemotongan anggaran Kemenpora sempat menimbulkan kekhawatiran, terutama terkait dampaknya terhadap persiapan atlet nasional.

Muncul isu pemulangan atlet dari Pelatnas yang tengah mempersiapkan diri untuk SEA Games dan ajang internasional lainnya.

Bantahan Menpora Dito Ariotedjo

Menpora Dito Ariotedjo dengan tegas membantah isu tersebut.

Ia memastikan Pelatnas tetap berjalan sesuai rencana dan tidak akan dihentikan.

Fokus pelatihan difokuskan pada cabang olahraga (cabor) prioritas yang berpotensi meraih medali di Asian Games 2026 dan lolos kualifikasi Olimpiade 2028.

Hal ini sesuai dengan visi Presiden dan Wakil Presiden dalam Asta Cita.

Evaluasi Pelatnas: Perbaikan dan Optimalisasi

Menpora Dito menjelaskan bahwa evaluasi Pelatnas sedang dilakukan.

Jeda latihan yang terjadi di beberapa federasi cabang olahraga merupakan bagian dari proses perencanaan yang lebih efektif dan efisien.

Penjelasan Lebih Lanjut Mengenai Evaluasi

Evaluasi yang dimulai sejak 31 Januari ini bertujuan untuk perbaikan dan optimalisasi program.

Jeda latihan disesuaikan dengan kebutuhan hasil evaluasi, sehingga Pelatnas tidak berhenti.

Penyesuaian Anggaran: Efektifitas dan Target Olimpiade 2028

Meskipun ada efisiensi anggaran, Menpora mengakui adanya penyesuaian program.

Penyesuaian ini bertujuan agar alokasi sumber daya lebih efektif dan efisien.

Indonesia akan berlaga di SEA Games 2025, Asian Games 2026, dan Olimpiade 2028, serta Para Games.

Target utama adalah Olimpiade 2028 dengan mengirimkan atlet sebanyak mungkin.

Dito memastikan penyesuaian anggaran tidak akan mengganggu persiapan atlet untuk menghadapi event-event tersebut.

Semua program akan berjalan baik dan tetap mendukung kesiapan atlet nasional.

Dengan demikian, efisiensi anggaran di Kemenpora diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan dana negara tanpa mengorbankan prestasi atlet Indonesia di kancah internasional. Komitmen pemerintah untuk mendukung atlet nasional tetap terjaga.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *