Marc Marquez menyamai rekor legendaris Angel Nieto dengan raihan 90 kemenangan Grand Prix di MotoGP Argentina 2025. Kemenangannya di Sirkuit Termas de Río Hondo, Senin (17/3/2025) dini hari WIB, menjadi bukti konsistensi luar biasanya.
Kemenangan di Argentina merupakan kemenangan kedua Marquez di musim MotoGP 2025 ini. Ia memulai karier Grand Prix-nya di kelas 125cc pada tahun 2010 di Italia.
Rekor Kemenangan Marc Marquez: Menyamai Legenda
Dengan 90 kemenangan Grand Prix, Marquez kini sejajar dengan legenda balap Spanyol, Angel Nieto, yang meraih jumlah kemenangan yang sama antara tahun 1964 hingga 1986. Prestasi ini menempatkannya di jajaran elite pembalap motor dunia.
Hanya dua pembalap yang memiliki jumlah kemenangan Grand Prix lebih banyak dari Marquez dan Nieto: Valentino Rossi dengan 115 kemenangan, dan Giacomo Agostini dengan 122 kemenangan. Ketiga pembalap ini mewakili era berbeda dalam sejarah balap motor.
Dominasi Awal Musim MotoGP 2025: Tantangan Rossi
Performa gemilang Marquez di awal musim MotoGP 2025 menunjukkan potensi besarnya untuk mengejar rekor Valentino Rossi. Dominasinya di dua seri awal musim ini sangat mencolok.
Marquez menjadi pembalap pertama sejak Fabio Quartararo di MotoGP 2020 yang meraih kemenangan beruntun di dua seri awal. Prestasi ini memperkuat posisinya sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia musim ini.
Lebih impresif lagi, data statistik MotoGP menunjukkan Marquez sebagai pembalap pertama yang menyapu bersih pole position, lap tercepat, kemenangan sprint race, dan kemenangan Grand Prix secara berurutan. Ini bukti kemampuannya yang luar biasa.
Dengan konsistensi dan kecepatannya yang luar biasa, Marquez berpotensi untuk terus mendekati rekor Rossi, bahkan melampauinya. Jalannya masih panjang, namun awal musim yang dominan ini menjadi pertanda kuat perjalanan kariernya yang luar biasa.
Perjalanan Marc Marquez di dunia balap motor masih jauh dari kata selesai. Dengan usia 32 tahun dan semangat juang yang tinggi, ia berpotensi untuk terus menambah koleksi kemenangannya dan mungkin saja, suatu hari nanti, melampaui rekor Giacomo Agostini sebagai pembalap dengan kemenangan Grand Prix terbanyak sepanjang masa.





