Kecelakaan maut terjadi di Tol Pemalang-Batang, Jawa Tengah, melibatkan sebuah Honda BR-V dan bus PO Fransindo Trans yang membawa rombongan Bonek.
Insiden ini mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan satu luka berat.
Honda BR-V Lawan Arah Sejauh 13 Km
Penyebab utama kecelakaan adalah Honda BR-V yang melaju melawan arah sejauh 13 kilometer di jalan tol.
Kapolres Pekalongan, AKBP Doni Prakoso, menjelaskan mobil tersebut putar arah di rest area KM 319.
Kronologi Kejadian
Sopir BR-V diduga keluar dari rest area dan langsung melaju melawan arus di jalur cepat.
Di saat bersamaan, bus PO Fransindo Trans melaju di jalur yang sama, hingga terjadi tabrakan.
Korban Kecelakaan
Satu penumpang BR-V, Muhamad Hardiansyah, meninggal dunia di tempat kejadian.
Sementara itu, pengemudi BR-V, Fauzi Ramdani (29), mengalami luka berat dan dilarikan ke RS Aro Kota Pekalongan.
Tanggapan Pihak Terkait
Manajer Teknik dan Operasi PT Pemalang Batang Tol Road (PBTR), Yulian Fundra Kurnianto, membenarkan peristiwa tersebut.
Ia menyebut kecelakaan murni akibat kesalahan pengemudi BR-V yang melawan arus lalu lintas.
Kesimpulan sementara
Polisi masih menyelidiki lebih lanjut kasus ini, untuk mengetahui penyebab pasti sopir BR-V nekat melawan arah.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya disiplin dan kehati-hatian dalam berkendara di jalan tol.
Pentingnya Keselamatan Berkendara di Jalan Tol
Kecelakaan ini menyoroti betapa pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, khususnya di jalan tol.
Mengemudi melawan arah merupakan pelanggaran yang sangat berbahaya dan dapat berakibat fatal.
Imbauan Kepada Pengemudi
Selalu pastikan untuk berkendara dengan hati-hati dan selalu patuhi rambu lalu lintas.
Hindari tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk senantiasa memprioritaskan keselamatan di jalan raya.





