Seorang warga negara asing (WNA) asal Rusia bernama Konstantin Bazrov kehilangan sepeda motor Honda BeAT di Palembang, Sumatera Selatan. Kejadian ini viral setelah Bazrov mengunggahnya di akun TikTok pribadinya, @kostia7alania, dengan jumlah tayangan lebih dari 2 juta.
Motor Hilang Saat Touring
Bazrov sedang melakukan perjalanan touring dari Bali menuju Danau Toba, Sumatera Utara. Ia singgah di Palembang dan memarkirkan motor sewaan tersebut di sebuah rumah makan di Jalan DI Panjaitan.
Kejadian pencurian terjadi pada Kamis, 3 April 2025, pagi hari. Bazrov tertidur setelah larut malam dan meninggalkan kunci kontak masih terpasang di motornya.
Kronologi Kejadian
Saat bangun pukul 05.41 WIB, Bazrov mendapati sepeda motornya bernomor polisi DK-5745-FDQ telah raib.
Selain motor, Bazrov juga kehilangan sejumlah barang berharga lainnya. Barang-barang tersebut termasuk drone DJI Mini 4 Pro, kamera Go Pro Hero 13 dan aksesorisnya, serta dompet berisi surat-surat penting.
Laporan Polisi dan Penyelidikan
Bazrov kemudian melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Palembang.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Andrie Setiawan, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan bahwa tim penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Penyelidikan kasus pencurian ini masih berlangsung. Polisi berupaya melacak keberadaan sepeda motor dan barang-barang milik Bazrov.
Upaya Kepolisian
Pihak kepolisian tengah mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap pelaku pencurian.
Proses penyelidikan akan melibatkan analisis CCTV di sekitar lokasi kejadian. Informasi dari masyarakat juga diharapkan dapat membantu mengungkap kasus ini.
Imbauan Keselamatan
Kejadian ini menjadi pengingat penting tentang keamanan barang bawaan, khususnya saat bepergian.
Selalu pastikan kendaraan dalam keadaan aman dan kunci kontak dicabut saat ditinggal, sekalipun hanya sebentar.
Waspada terhadap lingkungan sekitar dan hindari meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan.
Kasus ini menyoroti pentingnya kewaspadaan bagi para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, saat melakukan perjalanan di Indonesia. Semoga polisi dapat segera mengungkap kasus ini dan mengembalikan barang-barang milik korban.





