Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menambah empat rute baru untuk bus Transjabodetabek. Langkah ini bertujuan meningkatkan layanan transportasi umum di wilayah Jabodetabek.
Ekspansi Rute Transjabodetabek: Jangkauan Lebih Luas
Keempat rute baru tersebut saat ini sedang dalam tahap uji coba dan koordinasi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).
Rute-rute baru ini akan menghubungkan sejumlah kawasan permukiman di Bekasi, Bogor, dan Tangerang dengan pusat kota Jakarta.
Bekasi dan Bogor Terhubung Lebih Baik
Dari Bekasi, akan ada rute baru yang menghubungkan Vida Bekasi dengan Cawang, Jakarta.
Sementara dari Bogor, rute baru akan melayani perjalanan dari Kota Wisata dan Cibubur menuju Cawang, Jakarta.
Tangerang Semakin Terintegrasi
Dua rute lainnya akan melayani wilayah Tangerang, menghubungkan Alam Sutera dengan Blok M, Jakarta, dan Binong dengan Grogol.
Penambahan rute ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas warga Tangerang ke pusat kota Jakarta.
Potensi dan Tantangan Perluasan Transjabodetabek
Djoko Setijowarno, Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata dan Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, menyambut baik rencana ini.
Ia menjelaskan bahwa BPTJ menargetkan perluasan layanan JR Connexion ke 117 titik permukiman di Jabodetabek pada tahun ini.
Memetakan Kebutuhan Angkutan Umum di Jabodetabek
Data BPS tahun 2022 menunjukkan jumlah penduduk Jabodetabek mencapai 31.684.645 jiwa.
Analisis BPTJ (2023) menunjukkan potensi penduduk yang dapat dilayani angkutan umum (dengan jarak halte kurang dari 500 meter) sekitar 25,18 persen atau 7.977.987 jiwa.
Perumahan dan Aksesibilitas Transportasi
Terdapat 2.010 perumahan di Jabodetabek, dengan berbagai kelas, mulai dari kelas atas hingga kelas bawah.
Data Badan Pengelola Tapera (2023) menunjukkan masih banyak perumahan, terutama di kelas bawah, yang belum terjangkau angkutan umum.
Integrasi dengan Sistem Transportasi Lain
Layanan Transjabodetabek akan terintegrasi dengan sistem transportasi lain seperti KRL Jabodetabek dan LRT Jabodebek.
Integrasi ini bertujuan memberikan pilihan moda transportasi yang lebih beragam dan efisien bagi masyarakat.
Pengembangan Sistem Transportasi Umum di Jabodetabek
Selain rute baru Transjabodetabek, sejumlah rute angkutan umum lainnya juga sedang dikembangkan di beberapa wilayah.
Contohnya adalah pengembangan rute Trans Pakuan di Kota Bogor, Trans Patriot di Bekasi, Trans Wibawa di Kabupaten Bekasi, Trans Ayo di Kota Tangerang, dan Trans Depok di Kota Depok.
Dengan adanya perluasan rute Transjabodetabek dan pengembangan sistem transportasi umum lainnya, diharapkan mobilitas warga Jabodetabek semakin meningkat dan terintegrasi dengan baik. Ini akan berkontribusi pada pengurangan kemacetan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.





