Mudik Lebaran 2025 diprediksi akan diramaikan oleh pengguna mobil listrik. Hal ini seiring dengan meningkatnya penjualan mobil listrik di Indonesia.
PLN Siap Kawal Pemudik Listrik
PT PLN (Persero) memastikan kesiapannya dalam mendukung pemudik yang menggunakan kendaraan listrik. Direktur Utama PLN, Darmawan Prosodjo, menyatakan PLN akan mengawal pemudik hingga sampai ke kampung halaman.
Kesiapan tersebut diwujudkan melalui penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang memadai. PLN menjamin ketersediaan SPKLU di sepanjang jalur mudik.
Peningkatan Infrastruktur SPKLU
PLN meningkatkan jumlah SPKLU Fast Charging di rest area jalur mudik. Jarak antar SPKLU Fast Charging dijaga agar tidak lebih dari 22 km.
Jumlah SPKLU dengan okupansi tinggi ditingkatkan lebih dari 8 kali lipat. Hal ini untuk mencegah pemudik kehabisan daya baterai di tengah jalan.
SPKLU Mobile untuk Keadaan Darurat
Sebagai langkah antisipatif, PLN juga menyediakan 12 unit SPKLU Mobile. SPKLU Mobile ini dapat diakses melalui nomor telepon 08777 12 13 123.
SPKLU Mobile difungsikan untuk membantu pengendara mobil listrik dalam keadaan darurat, misalnya kemacetan panjang atau kehabisan daya. Layanan ini dapat diakses di jalur arteri maupun ruas tol.
Respon Positif dari Periklindo
Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia) menyambut baik langkah PLN tersebut. Meningkatnya penjualan mobil listrik membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai.
Rifkie Setiawan dari Periklindo memprediksi peningkatan signifikan pengguna mobil listrik untuk mudik. Jumlah pengguna mobil listrik untuk mudik pada 2024 diperkirakan akan meningkat hingga 500% dari tahun sebelumnya.
Data penjualan mobil listrik juga menunjukkan tren peningkatan yang pesat. Penjualan mobil listrik meningkat 76% pada periode 2022-2023 dan melonjak hingga 151% pada periode 2023-2024.
Kesimpulan
Langkah PLN dalam menyediakan infrastruktur pengisian daya yang memadai untuk mobil listrik menunjukkan komitmen untuk mendukung perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Hal ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pemudik yang menggunakan mobil listrik selama periode mudik Lebaran 2025.
Peningkatan signifikan jumlah SPKLU, baik yang statis maupun mobile, sekaligus menunjukkan kesiapan Indonesia dalam menghadapi peningkatan penggunaan kendaraan listrik di masa mendatang. Kolaborasi antara PLN dan asosiasi industri seperti Periklindo sangat penting untuk memastikan kelancaran transisi menuju era elektrifikasi transportasi.





