Musim mudik Lebaran 1446 H/2025 sudah di depan mata. Tahun ini, tren mudik semakin beragam, salah satunya peningkatan jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan listrik.
Kabar baiknya, PLN dan Jasa Marga telah berkolaborasi mempersiapkan infrastruktur pendukung. Mereka menambah jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai wilayah Indonesia, terutama di jalur mudik utama.
Salah satu fokus utama adalah Tol Trans Jawa. Kesiapan ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran perjalanan para pemudik yang menggunakan mobil listrik.
Jasa Marga dan PLN Siap Sambut Mudik Listrik 2025
Jasa Marga telah menyiapkan 53 rest area yang dilengkapi dengan SPKLU. Fasilitas ini tersebar di berbagai ruas tol strategis, memastikan ketersediaan pengisian daya di sepanjang perjalanan.
Daya listrik yang tersedia di SPKLU pun bervariasi, mulai dari daya rendah hingga ultra fast charging. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna mobil listrik dengan berbagai kapasitas baterai.
Tim detikOto bahkan telah melakukan uji coba perjalanan mudik menggunakan mobil listrik AION V. Pengalaman ini membuktikan peran penting SPKLU, terutama yang berkapasitas tinggi, dalam menunjang perjalanan.
Pengalaman Nyata Mudik dengan Mobil Listrik: Jakarta – Yogyakarta – Jakarta
Ekspedisi jalur mudik detikOto bersama PLN menggunakan AION V, melewati rute Jakarta-Magelang-Kulon Progo-Yogyakarta-Jakarta. SPKLU DC berkapasitas 100 kW/200 kW terbukti sangat krusial.
Salah satu SPKLU yang dikunjungi adalah ultra fast charging di Rest Area 379A Batang-Semarang. SPKLU ini mampu mengisi penuh baterai mobil listrik berkapasitas di atas 80 kWh hanya dalam waktu 30 menit.
Dalam uji coba tersebut, AION V dengan kapasitas baterai 75,3 kWh diisi ulang di Rest Area 379A. Dengan sisa baterai 6%, pengisian penuh hingga 76,61 kWh hanya memakan waktu sekitar 77 menit dan biaya Rp 207.865.
Daftar Lengkap SPKLU di Rest Area Tol Jasa Marga
Ruas Jabodetabek
Beberapa rest area di ruas tol Jabodetabek (Jagorawi, Jakarta-Tangerang, dan Jakarta-Cikampek) telah dilengkapi dengan SPKLU dengan berbagai kapasitas daya. Informasi detail mengenai lokasi dan daya SPKLU dapat dilihat pada daftar di bawah ini.
Rincian lokasi dan kapasitas SPKLU di setiap rest area tercantum secara spesifik, membantu perencanaan perjalanan yang lebih akurat bagi pengguna mobil listrik.
Ruas Cipularang & Padaleunyi
Ruas tol Cipularang dan Padaleunyi juga menyediakan SPKLU di sejumlah rest area. Pemudik yang melewati jalur ini dapat memanfaatkan fasilitas pengisian daya yang telah disiapkan.
Tersedia beberapa SPKLU dengan berbagai kapasitas daya untuk memenuhi kebutuhan pengguna mobil listrik dengan berbagai tipe kendaraan.
Ruas Palikanci, Batang-Semarang, Semarang Seksi A,B,C, Semarang-Solo, Solo-Ngawi-Kertosono, Surabaya-Mojokerto, Surabaya-Gempol, Pandaan-Malang, dan Gempol-Pasuruan
Daftar lengkap SPKLU di rest area untuk ruas tol Palikanci, Batang-Semarang, Semarang Seksi A,B,C, Semarang-Solo, Solo-Ngawi-Kertosono, Surabaya-Mojokerto, Surabaya-Gempol, Pandaan-Malang, dan Gempol-Pasuruan tersedia di bawah ini.
Informasi detail termasuk lokasi dan kapasitas daya masing-masing SPKLU untuk membantu pengguna mobil listrik merencanakan perjalanan mereka.
- Rest Area KM 10A Jagorawi: DC 60 KW
- Rest Area KM 21B Jagorawi: DC 50 KW
- Rest Area KM 45A Jagorawi: DC 60 KW
- Rest Area KM 13A Jakarta-Tangerang: DC 60 KW
- Rest Area KM 14B Jakarta-Tangerang: AC & DC 82.5 KW
- Rest Area KM 6B Jakarta-Cikampek: AC 22 KW, DC 25 KW & DC 200 KW
(Daftar lengkap SPKLU di semua ruas tol tercantum pada artikel aslinya)
Dengan semakin banyaknya SPKLU yang tersedia, perjalanan mudik menggunakan kendaraan listrik semakin terjamin. Perencanaan yang matang tetap penting, namun kini para pemudik dapat lebih tenang dan nyaman selama perjalanan.
Selain SPKLU yang dibangun PLN dan Jasa Marga, beberapa agen pemegang merek (APM) juga menyediakan fasilitas pengisian daya untuk konsumennya. Ketersediaan pilihan ini semakin memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.





