Chery Indonesia siap meluncurkan teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) terbarunya, Chery Super Hybrid (CSH). Teknologi ini menjanjikan efisiensi bahan bakar yang luar biasa dan kemampuan operasional dalam mode EV.
Efisiensi Bahan Bakar Chery Super Hybrid
CSH, yang mirip dengan Super Hybrid System (SHS) pada Jaecoo, diklaim memiliki konsumsi bahan bakar lebih dari 76 km/liter. Angka ini jauh lebih irit dibandingkan motor Honda BeAT yang mencapai 60 km/liter.
Tiggo 8 CSH: Perjalanan Jauh Tanpa Isi Ulang
Salah satu model yang akan mengusung teknologi CSH adalah Tiggo 8 CSH. Kombinasi mode EV, hybrid, dan bensin memungkinkan perjalanan sejauh 1.186 km dari Jakarta ke Bali tanpa perlu mengisi ulang bahan bakar atau daya.
Country Director of Chery Sales Indonesia, Zeng Shuo, menjelaskan bahwa CSH merupakan solusi masa depan untuk mengatasi konsumsi bahan bakar dan polusi kendaraan ICE (Internal Combustion Engine) yang tinggi.
Teknologi dan Performa Chery Super Hybrid
Sistem CSH menggabungkan mesin bensin, motor listrik, dan baterai. Integrasi ini meningkatkan efisiensi bahan bakar dan memberikan akselerasi yang responsif.
Spesifikasi Tiggo 8 CSH
Di atas kertas, Tiggo 8 CSH memiliki tenaga 500 dk dan torsi 735 Nm. Akselerasinya dari 0-100 km/jam diklaim hanya 6,8 detik.
Strategi Harga dan Perbandingan dengan Model Lain
Chery dikenal dengan strategi harga yang mengejutkan. Tiggo 8 CSH dijanjikan akan mengikuti jejak tersebut.
Harga Terjangkau?
Sales Director Chery Sales Indonesia, Budi Darmawan, menyatakan harga Tiggo 8 CSH akan “mengejutkan”. Hal ini menimbulkan ekspektasi harga yang kompetitif mengingat harga Jaecoo (dengan teknologi SHS) di bawah Rp 599 juta.
Sebagai perbandingan, Chery Tiggo 8 Pro PHEV di Filipina diluncurkan dengan harga 2,4 juta Peso (sekitar Rp 665 juta pada tahun 2022). Namun, mengingat strategi harga Chery yang agresif, harga Tiggo 8 CSH di Indonesia berpotensi lebih rendah.
Peluncuran Chery Tiggo 8 CSH di Indonesia akan segera dilakukan, dan kemungkinan besar akan menjadi sorotan di pasar otomotif. Strategi harga yang kompetitif dipadu dengan teknologi PHEV canggih berpotensi menarik minat konsumen yang mencari kendaraan ramah lingkungan dengan performa tinggi.





