Gojek THR Rp50 Ribu? Driver Ojol Protes Keras, Ini Tanggapannya!

Gojek Indonesia memberikan klarifikasi terkait keluhan para mitra driver yang hanya menerima bonus hari raya (BHR) sebesar Rp 50.000.

Pihak Gojek menyatakan nominal tersebut sesuai dengan skema perhitungan yang telah ditetapkan.

Bacaan Lainnya

Sistem Kategorisasi Bonus Hari Raya Gojek

Gojek membagi BHR ke dalam lima kategori, masing-masing berdasarkan tingkat keaktifan, kinerja, dan produktivitas mitra.

Kategori tersebut meliputi Mitra Juara Utama, Mitra Juara, Mitra Unggulan, Mitra Andalan, dan Mitra Harapan.

Kriteria Penentuan Kategori

Pembagian kategori ini bertujuan agar BHR tepat sasaran dan diberikan kepada mitra yang telah berkontribusi signifikan.

Indikator penilaian meliputi frekuensi kerja, tingkat keberhasilan dalam menerima order, dan konsistensi kinerja.

Rincian Besaran Bonus Hari Raya Berdasarkan Kategori

Mitra Juara Utama, dengan keaktifan 25 hari/bulan dan tingkat penerimaan order 90 persen/bulan, menerima BHR Rp 900.000.

Sementara itu, mitra yang menerima Rp 50.000 termasuk dalam kategori Mitra Harapan.

Perbandingan Besaran BHR dan Kinerja Mitra

Selisih yang signifikan antara BHR Mitra Juara Utama dan Mitra Harapan mencerminkan perbedaan kinerja dan kontribusi mereka.

Sistem ini dirancang untuk memberikan insentif kepada mitra yang aktif dan berkinerja tinggi.

Tanggapan Gojek Terhadap Kritik dan Protes

Gojek menyatakan telah memenuhi imbauan pemerintah untuk memberikan BHR setara 20% penghasilan rata-rata bulanan Mitra Juara Utama.

BHR untuk kategori di luar Mitra Juara Utama diberikan sesuai arahan Kementerian Ketenagakerjaan dan kemampuan perusahaan.

Klarifikasi Gojek Mengenai Tuduhan Menipu

Gojek membantah tuduhan telah menipu Presiden, membangkang Menaker, dan membohongi mitra driver.

Pihak Gojek menambahkan empat kategori tambahan untuk memastikan lebih banyak mitra merasakan manfaat BHR.

Perbedaan besaran BHR yang diterima mitra driver Gojek menimbulkan kontroversi dan protes dari sejumlah pihak. Namun, Gojek bersikukuh bahwa sistem yang diterapkan transparan dan adil, berdasarkan kinerja masing-masing mitra.

Ke depan, Gojek diharapkan dapat terus meningkatkan transparansi dan komunikasi dengan para mitranya untuk menghindari kesalahpahaman serupa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *