Sebuah Mercedes-Benz EQB350 terbakar di Johor, Malaysia, Januari 2024 lalu saat sedang diisi daya di dealer resmi. Setelah penyelidikan lebih dari setahun, penyebab kebakaran akhirnya terungkap.
Penyebab Kebakaran Mercedes-Benz EQB350 di Malaysia
Insiden kebakaran terjadi saat mobil tersebut sedang mengisi daya menggunakan arus DC. Sebagian besar bodi mobil (90%) mengalami kerusakan, dan stasiun pengisian kendaraan listrik (SPKLU) juga mengalami kerusakan.
Direktur Jenderal Pemadam Kebakaran Malaysia, Nor Hisham Mohammad, mengungkapkan hasil investigasi. Kebakaran disebabkan oleh kerusakan pada komponen baterai yang menyebabkan korsleting.
Kesimpulan Investigasi Otoritas Malaysia
Investigasi bersama produsen dan tim ahli menemukan bahwa sumber kebakaran bukan dari catu daya atau SPKLU. Kerusakan pada kapsul baterai mobil yang sudah ada sebelumnya menjadi pemicu utama.
Kerusakan internal pada baterai menyebabkan korsleting antar sel baterai. Kondisi ini memicu thermal runaway yang menyebabkan kebakaran.
Tanggapan Mercedes-Benz Malaysia
Mercedes-Benz Malaysia menyatakan bahwa kendaraan tersebut tidak mengalami kerusakan teknis. Sistem kelistrikan mobil juga dinyatakan normal.
Pernyataan resmi Mercedes-Benz Malaysia menegaskan tidak ada indikasi kerusakan teknis pada kendaraan yang menyebabkan kebakaran. Sistem kelistrikan baterai juga tidak menunjukkan kelainan.
Penjelasan Mercedes-Benz Mengenai Keamanan Kendaraan Listrik
Meskipun sistem kelistrikan baterai normal, kerusakan eksternal sebelumnya mungkin telah memicu korsleting internal. Ini menghasilkan thermal runaway yang mengakibatkan kebakaran.
Mercedes-Benz menekankan komitmen mereka terhadap keselamatan. Standar keselamatan yang tinggi diterapkan pada semua kendaraan mereka, baik konvensional maupun listrik.
Implikasi dan Kesimpulan
Kejadian ini, meskipun jarang, menyoroti pentingnya antisipasi insiden serupa oleh seluruh produsen mobil listrik. Perlindungan tambahan bagi pengguna perlu dipertimbangkan.
Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya riset dan pengembangan baterai yang lebih aman dan tahan lama. Penting juga bagi konsumen untuk selalu waspada dan mengikuti prosedur pengisian daya yang benar. Perbaikan dan peningkatan sistem keamanan pada mobil listrik akan terus menjadi fokus utama industri otomotif.
Walaupun Mercedes-Benz menegaskan tidak ada kerusakan teknis pada mobil, kejadian ini menggarisbawahi perlunya pengembangan sistem keamanan yang lebih komprehensif pada kendaraan listrik untuk mencegah insiden serupa di masa depan. Kejadian ini juga menekankan pentingnya pemeliharaan dan pemeriksaan berkala pada baterai mobil listrik.





