Produsen otomotif asal Tiongkok, BAIC, akan memulai perakitan lokal mobilnya di Purwakarta, Jawa Barat, mulai bulan April 2024.
Langkah ini menandai babak baru bagi BAIC di pasar Indonesia, setelah sebelumnya hanya mengimpor mobil secara utuh (CBU).
Perakitan Lokal BAIC BJ40 Plus di Purwakarta
Pada tahap awal, hanya satu model yang akan dirakit, yaitu BAIC BJ40 Plus. Perakitan perdana dijadwalkan berlangsung pada tanggal 28 April 2024.
Fasilitas perakitan yang digunakan adalah milik PT Handal Indonesia Motor (HIM) di Purwakarta.
Target Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)
BAIC menargetkan capaian TKDN sebesar 40% dalam kurun waktu satu tahun.
Pencapaian tersebut diharapkan dapat membuka peluang ekspor mobil BAIC ke negara-negara Asia Tenggara, seperti Thailand dan Vietnam.
Rencana Pembangunan Pabrik Mandiri
BAIC berencana membangun pabrik sendiri di Indonesia jika penjualan tahunan mencapai 8.000 hingga 10.000 unit.
Target tersebut diperkirakan tercapai dalam lima tahun ke depan.
Kehadiran Mobil Listrik BAIC di Indonesia
Meskipun perakitan mobil listrik belum direncanakan dalam waktu dekat, BAIC memastikan akan memasarkan kendaraan ramah lingkungan tersebut di Indonesia.
Mobil listrik BAIC diperkirakan akan hadir paling lambat pada kuartal pertama tahun 2025.
Potensi Pasar dan Strategi BAIC di Indonesia
Langkah BAIC merakit lokal di Indonesia menunjukkan optimisme perusahaan terhadap potensi pasar otomotif di Tanah Air.
Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing BAIC dengan menekan biaya produksi dan memenuhi permintaan pasar lokal.
Dengan komitmen terhadap peningkatan TKDN dan rencana membangun pabrik mandiri, BAIC menunjukkan keseriusannya dalam jangka panjang di pasar Indonesia. Kehadiran mobil listrik BAIC di masa mendatang juga akan menjadi faktor penting dalam persaingan industri otomotif yang semakin ketat dan berorientasi pada kendaraan ramah lingkungan.





