Kecelakaan lalu lintas terjadi di dekat Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, melibatkan sebuah mobil BYD M6 dan Toyota Alphard. Insiden ini terjadi pada pukul 08.30 WIB, pagi hari.
BYD M6 Tabrak Alphard di Bandara Soetta
Mobil BYD M6 menabrak bagian belakang Toyota Alphard. Kecelakaan diduga disebabkan oleh pengemudi BYD M6 yang mengalami microsleep.
Kasat Lantas Polres Kota Bandara Soetta, AKP Noach Hendrik, menjelaskan kronologi kejadian. BYD M6 yang dikendarai PY melaju dari area keberangkatan Terminal 3 menuju keluar.
Saat melewati jalan menurun, PY diduga kurang konsentrasi sehingga menabrak Alphard yang berada di depannya. Kecepatan tinggi dan jarak yang dekat membuat pengemudi BYD M6 tak mampu mengerem.
Kerusakan Kendaraan Akibat Kecelakaan
Akibat kecelakaan, kedua mobil mengalami kerusakan cukup parah. BYD M6 mengalami kerusakan berat di bagian depan, terutama sisi kiri.
Kap mesin BYD M6 nyaris tergulung, sedangkan sisi kanan terangkat. Toyota Alphard mengalami kerusakan di bagian belakang kanan, bumper ringsek dan terlepas.
Dampak Microsleep dalam Mengemudi
Microsleep, kondisi di mana pengemudi tiba-tiba tertidur sebentar, sering menjadi penyebab kecelakaan. Kondisi ini terjadi karena kelelahan pengemudi yang kurang istirahat.
Gejala microsleep meliputi tertidur sebentar, sekitar 1-30 detik. Kondisi ini sering terjadi pada pekerjaan monoton seperti berkendara dalam waktu lama.
Akibat microsleep bisa fatal, mulai dari pindah jalur tanpa disadari hingga kecelakaan. Oleh karena itu, penting bagi pengemudi untuk selalu menjaga konsentrasi dan cukup istirahat.
Aspek Hukum dan Keselamatan Berkendara
Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mengatur kewajiban berkendara dengan konsentrasi penuh. Pelanggaran dapat dijerat hukuman penjara tiga bulan atau denda Rp 750.000.
Pengemudi wajib berkendara dengan wajar dan penuh konsentrasi. Kegiatan lain yang mengganggu konsentrasi saat berkendara juga dilarang.
Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, menekankan pentingnya istirahat berkala untuk mencegah microsleep. Hal ini penting untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain.
Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan istirahat cukup saat berkendara. Menjaga konsentrasi dan mematuhi peraturan lalu lintas sangat vital untuk mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama.





