Coding Camp powered by DBS Foundation kembali hadir pada tahun 2025. Program pelatihan teknologi ini telah sukses mencetak ribuan talenta digital sejak diluncurkan pada tahun 2023. Komitmen DBS Foundation untuk memberdayakan masyarakat melalui literasi digital semakin nyata dengan kembali menghadirkan program yang inklusif dan berkualitas tinggi ini.
Program ini merupakan bagian dari komitmen DBS Bank Ltd (Bank DBS) melalui pilar keberlanjutan Impact Beyond Banking. Bank DBS telah mengalokasikan S$1 miliar selama 10 tahun ke depan untuk mendukung komunitas rentan dan meningkatkan dampak sosial, termasuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah. Coding Camp merupakan bagian dari alokasi S$100 juta pertama yang diluncurkan pada tahun 2024.
Peluang Emas di Dunia Teknologi: Coding Camp 2025
Coding Camp powered by DBS Foundation 2025 menargetkan mahasiswa perguruan tinggi dan pelajar sekolah menengah. Mahasiswa program diploma D3 dan D4 serta pelajar SMK menjadi prioritas utama.
Program ini juga fokus memberdayakan kelompok rentan. Difabel, perempuan, pendidik, dan warga berpenghasilan rendah sangat didukung untuk mendaftar.
Pelatihan Intensif dan Komprehensif
Peserta terpilih akan menjalani pelatihan teknologi terstruktur selama lebih dari 900 jam, setara dengan satu semester. Pelatihan tidak hanya fokus pada *tech skills*, tetapi juga pengembangan *soft skills*, bahasa Inggris, dan literasi keuangan.
- *Tech Skills*: Peserta dapat memilih antara *Front-End & Back-End* atau *Machine Learning*, dua bidang pekerjaan paling dicari menurut LinkedIn.
- *Soft Skills*: Pelatihan mencakup komunikasi, *networking*, *personal branding*, dan persiapan wawancara kerja.
- Bahasa Inggris: Fokus pada percakapan dan presentasi bisnis.
- Literasi Keuangan: Meliputi keuangan pribadi, investasi, dan manajemen kekayaan.
Kesuksesan Alumni dan Dampak Sosial
Lebih dari 114.000 peserta telah mengikuti Coding Camp sejak tahun 2023. 56% di antaranya adalah mahasiswa pendidikan tinggi dan pelajar sekolah menengah.
Program ini telah memberikan pelatihan kepada 26.000 perempuan, 946 penyandang disabilitas, dan lebih dari 22.000 peserta dari keluarga pra-sejahtera.
Kisah sukses alumni seperti Hani Amany Elisadi, seorang teman tuli yang kini menjadi staf IT di Perum Peruri, dan Mohamad Aji Hermansya, inovator muda yang mengembangkan aplikasi Puspa Daya untuk mengatasi masalah stunting, menjadi bukti nyata dampak positif program ini.
Pendaftaran Coding Camp powered by DBS Foundation 2025 telah dibuka. Program ini menargetkan 6.000 peserta untuk tahun 2025-2026, membina talenta digital yang berkontribusi bagi ekosistem lokal dan bahkan menjadi inovator global. Inisiatif ini menunjukkan komitmen DBS Foundation dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan berdaya saing di era digital. Para lulusan diharapkan mampu membawa perubahan positif melalui keterampilan yang mereka peroleh.





