Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) dan I Gusti Ngurah Rai (DPS) meraih prestasi membanggakan di ajang Skytrax World Airport Awards 2025.
Prestasi Membanggakan Soekarno-Hatta di Kancah Internasional
Bandara Soekarno-Hatta naik peringkat ke-25 dari sebelumnya peringkat 28 dalam kategori World’s Top 100 Airports 2025.
Selain itu, bandara ini juga meraih peringkat 3 untuk Best Airports 2025 by Size (50-60 Juta Penumpang) dan peringkat 9 untuk Best Airports in Asia 2025.
Soekarno-Hatta juga mendapat pengakuan atas kualitas pelayanannya. Bandara ini meraih peringkat 10 untuk Best Airport Staff in Asia 2025 dan peringkat 10 dalam World’s Best Airport Immigration Services 2025.
Prestasi lainnya adalah diraihnya sertifikasi Certified 4 Star Airport Rating 2025, meningkat dari predikat 3 Star Airport sejak 2013.
Ngurah Rai Raih Pengakuan sebagai Bandara Regional Terbaik di Asia
Bandara I Gusti Ngurah Rai juga meningkatkan posisinya di peringkat World’s Top 100 Airports 2025, naik dua peringkat ke posisi 72.
Bandara ini juga berhasil meraih peringkat ke-6 dalam kategori Best Regional Airports in Asia 2025.
Transformasi Bandara: Kunci Konektivitas dan Pariwisata Indonesia
Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney), Maya Watono, menekankan pentingnya transformasi bandara untuk kemajuan industri aviasi dan pariwisata.
Konektivitas yang optimal, menurut Maya, akan meningkatkan daya tarik wisata Indonesia. Hal ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak.
InJourney Airports, pengelola kedua bandara, telah memulai transformasi di 37 bandara. Transformasi mencakup aspek premises, process, dan people, didukung teknologi.
Direktur Utama InJourney Airports, Faik Fahmi, menjelaskan transformasi tersebut meliputi peningkatan infrastruktur, operasional, dan SDM berstandar global.
Sebelum meraih penghargaan Skytrax, kedua bandara juga telah mendapatkan sejumlah penghargaan ASQ Awards 2024 dari Airports Council International (ACI).
Sepuluh bandara yang dikelola InJourney Airports bahkan ditetapkan sebagai yang terbaik di Asia-Pasifik untuk customer experience.
Transformasi ini merupakan bagian dari penggabungan PT Angkasa Pura I dan II menjadi InJourney Airports pada September 2024.
Penggabungan ini menjadikan InJourney Airports sebagai salah satu dari lima operator bandara terbesar di dunia.
Faik Fahmi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas kolaborasi yang terjalin.
Penghargaan Skytrax diberikan berdasarkan survei terhadap 13 juta pengguna angkutan udara dari lebih 100 negara.
Survei tersebut dilakukan pada periode Agustus 2024 hingga Februari 2025 di 565 bandara di seluruh dunia.
Penumpang diminta memberikan rating berdasarkan pengalaman mereka di berbagai titik layanan bandara.
Pencapaian Bandara Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai di ajang Skytrax World Airport Awards 2025 menjadi bukti nyata keberhasilan transformasi yang dilakukan InJourney Airports. Hal ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk meningkatkan kualitas layanan bandara dan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.





