Visa Transit Arab Saudi Diperketat: Indonesia Waspada, Aturan Baru!

Arab Saudi Perketat Syarat Visa Transit Elektronik dan Jangka Pendek

Arab Saudi memberlakukan kebijakan baru terkait visa, mempengaruhi wisatawan dari berbagai negara termasuk Indonesia. Perubahan ini mencakup penggunaan visa transit elektronik (e-stopover) dan visa jangka pendek.

Bacaan Lainnya

Visa Transit Elektronik (E-Stopover): Hanya untuk 18 Negara Tertentu

Kini, visa e-stopover hanya berlaku bagi penumpang yang berangkat dari atau menuju 18 negara yang tergabung dalam ‘Grup A’ oleh Otoritas Penerbangan Sipil Saudi. Artinya, warga negara lain tidak bisa lagi mengajukan visa e-stopover.

Contoh Penerapan Kebijakan Baru

Jika Anda terbang dari Jakarta ke Eropa via Arab Saudi, dan memiliki visa Eropa yang masih berlaku, Anda mungkin masih bisa mengajukan e-stopover. Namun, jika tujuan akhir Anda bukan salah satu negara Grup A, permohonan e-stopover akan ditolak.

Daftar Negara dalam Grup A

Ke-18 negara dalam Grup A adalah: Kanada, Amerika Serikat, Austria, Siprus, Prancis, Jerman, Yunani, Italia, Belanda, Spanyol, Swiss, Inggris, China (termasuk Hong Kong dan Makau), Malaysia, Maladewa, Singapura, Thailand, Turki, dan Mauritius. Kebijakan ini bertujuan menyederhanakan proses permohonan visa.

Penghentian Sementara Visa Jangka Pendek untuk 14 Negara

Selain pembatasan e-stopover, Arab Saudi juga menangguhkan sementara visa jangka pendek untuk 14 negara. Penangguhan ini berlaku untuk visa bisnis, e-turis, dan kunjungan keluarga menjelang musim haji 2025.

Negara yang Terkena Dampak

Negara-negara yang terkena dampak termasuk India, Mesir, Pakistan, Yaman, Tunisia, Maroko, Yordania, Nigeria, Aljazair, Irak, Sudan, Bangladesh, Libya, dan Indonesia. Warga negara dari ke-14 negara ini yang sudah memiliki visa yang masih berlaku, dapat memasuki Arab Saudi hingga 13 April dan harus meninggalkan negara tersebut paling lambat 29 April 2025.

Dampak dan Antisipasi

Kebijakan baru ini bertujuan meningkatkan pengawasan dan menjamin kepatuhan terhadap peraturan imigrasi Arab Saudi. Bagi para pelancong yang berencana mengunjungi Arab Saudi, penting untuk mengecek persyaratan visa terbaru sebelum keberangkatan untuk menghindari masalah. Pentingnya pengecekan ini semakin ditekankan mengingat perubahan kebijakan yang cukup signifikan.

Penting bagi calon wisatawan dari Indonesia untuk memantau informasi terbaru dari Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta atau pihak berwenang terkait untuk memastikan informasi terkini dan peraturan yang berlaku. Persiapan yang matang sangat penting untuk menghindari kendala perjalanan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *