Selama libur Lebaran tahun ini, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dibanjiri wisatawan. Data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB mencatat angka kunjungan mencapai 189.850 orang.
Lembang, Magnet Wisatawan di KBB
Kawasan Lembang menjadi destinasi paling diminati. Suasana sejuk dan beragam objek wisata menarik banyak pengunjung.
Destinasi Wisata Terpopuler
Lembang Park and Zoo, Dusun Bambu, The Great Asia Africa, dan Floating Market menjadi beberapa objek wisata yang paling banyak dikunjungi. Jumlah wisatawan yang datang ke keempat destinasi tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap total kunjungan.
Peningkatan Kunjungan Wisatawan
Kepala Disparbud KBB, Akhmad Panji Hernawan, menyatakan angka kunjungan tahun ini naik 10 persen dibanding tahun lalu. Tahun lalu, jumlah wisatawan yang mengunjungi KBB hanya sekitar 160 ribu orang.
Okupansi Hotel Tak Sejalan dengan Kunjungan Wisatawan
Meskipun kunjungan wisatawan tinggi, okupansi hotel di Lembang tidak menunjukkan peningkatan signifikan.
Penurunan Okupansi Hotel
Eko Suprianto, pengelola TWGC Lembang, menuturkan okupansi hotel tahun ini hanya mencapai 70 persen, lebih rendah dari tahun lalu yang mencapai 73 persen. Meskipun penurunan tidak signifikan, hal ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara jumlah wisatawan dan tingkat hunian hotel.
Peran Pemerintah dalam Mendorong Pariwisata
Eko berharap pemerintah daerah dan provinsi dapat berperan aktif dalam mempromosikan Lembang. Program promosi yang lebih efektif, seperti penyelenggaraan event berskala nasional, diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan okupansi hotel.
Harapan untuk Masa Depan Pariwisata KBB
Data kunjungan wisatawan yang tinggi menunjukkan potensi besar sektor pariwisata KBB. Namun, kesenjangan antara jumlah wisatawan dan okupansi hotel perlu menjadi perhatian serius.
Pemerintah daerah perlu meningkatkan strategi promosi dan mengoptimalkan infrastruktur pariwisata. Dengan demikian, sektor pariwisata KBB dapat berkembang lebih pesat dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat setempat. Semoga kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha pariwisata dapat membawa KBB menjadi destinasi wisata yang lebih maju dan diminati.





