Jalur Puncak di Bogor terpantau lengang pada H+6 Lebaran 2025, Minggu (6/4). Kondisi ini berbeda dengan hari-hari sebelumnya yang dipadati pemudik.
Arus Balik Lebaran 2025 Menurun
Wakapolri Komjen Ahmad Dofiri memprediksi arus balik Lebaran 2025 terjadi pada 5-7 April. Jumlah pemudik tahun ini juga lebih sedikit dibandingkan tahun lalu.
Dofiri menyebutkan, sekitar 52 persen penduduk Indonesia atau 146,47 juta orang mudik. Angka ini turun 24,3 persen (sekitar 47,13 juta orang) dari tahun lalu yang mencapai 193,6 juta pemudik.
Situasi Lalu Lintas di Jalur Puncak
Pantauan detikTravel di jalur Puncak menunjukkan kondisi lalu lintas yang lancar. Simpang Gadog hingga Rest Area Gunung Mas terpantau lengang, didominasi kendaraan roda dua.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, menyatakan lalu lintas dominan mengarah ke Jakarta, terutama pada pagi hari. Kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak mulai ramai sekitar pukul 07.30 WIB.
Rekayasa Lalu Lintas One Way
Meskipun lengang, polisi tetap menerapkan rekayasa lalu lintas one way. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di jam-jam berikutnya, terutama dari arah Jakarta.
Penerapan one way dari Jakarta menuju Puncak masih dilakukan. Pihak kepolisian terus memantau situasi dan bersiap menghadapi kemungkinan gelombang arus balik dari Jakarta.
Antisipasi Kemacetan di Puncak
Kepadatan lalu lintas di Puncak selama periode Lebaran selalu menjadi perhatian. Antisipasi dini dan rekayasa lalu lintas sangat penting untuk memastikan kelancaran perjalanan.
Selain one way, langkah-langkah lain seperti penambahan petugas di lapangan dan pengaturan jalur alternatif juga bisa diterapkan jika diperlukan.
Kondisi lalu lintas yang lengang di jalur Puncak pada H+6 Lebaran 2025 menunjukkan penurunan jumlah pemudik. Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan untuk mengantisipasi potensi kemacetan di hari-hari mendatang.





