Libur Lebaran 2025 di Puncak Bogor berlangsung lancar tanpa kemacetan. Hal ini berkat kebijakan larangan beroperasi bagi angkutan kota (angkot) di jalur tersebut.
Larangan Operasi Angkot di Puncak Bogor Selama Lebaran
Pemerintah Provinsi Jawa Barat melarang seluruh angkot beroperasi di jalur Puncak Bogor selama libur Lebaran 2025. Keputusan ini diambil untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi, terutama di depan Pasar Cipanas.
Kapolres Cianjur, AKBP Rohman Yongky Dilatha, memastikan kelancaran lalu lintas di jalur Puncak-Cianjur. Ketiadaan angkot menjadi kunci utama terciptanya kondisi tersebut.
Insentif untuk Sopir Angkot
Pemerintah memberikan insentif kepada para sopir angkot selama masa pelarangan beroperasi. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 1 juta dan paket sembako senilai Rp 1,5 juta per sopir.
Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban para sopir selama mereka tidak bekerja. Total ada 561 sopir angkot yang mendapatkan insentif ini selama periode 1-7 April 2025.
Pengawasan Ketat dan Sanksi
Meskipun angkot dilarang beroperasi, polisi tetap bersiaga di titik-titik rawan macet. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran lalu lintas tetap terjaga.
Polisi akan menindak tegas angkot yang melanggar larangan. Sanksi yang diberikan meliputi penilangan dan penyitaan sementara kendaraan.
Kemacetan Sebelumnya dan Upaya Pencegahan
Kemacetan di jalur Puncak, khususnya di depan Pasar Cipanas, sebelumnya disebabkan oleh angkot yang parkir dan berhenti sembarangan. Para pedagang kaki lima (PKL) juga turut berkontribusi terhadap kepadatan lalu lintas.
Gubernur Dedi Mulyadi telah menyoroti masalah ini sebelumnya dan meminta penertiban angkot serta PKL di jalur tersebut. Larangan beroperasi ini merupakan salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut secara efektif.
Dengan kebijakan ini, jalur Puncak selama Lebaran 2025 terbebas dari kemacetan yang biasanya terjadi. Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka pendek dan menjadi evaluasi untuk mencari solusi jangka panjang yang lebih komprehensif dalam mengatasi masalah kemacetan di jalur Puncak.





