Bencana tanah longsor di jalur Pacet-Cangar, Mojokerto, menyebabkan penutupan sementara empat destinasi wisata di Tahura R Soerjo. Penutupan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi potensi longsor susulan.
Penutupan Empat Destinasi Wisata Tahura R Soerjo
UPT Tahura R Soerjo resmi menutup empat objek wisata populernya. Keputusan ini tertuang dalam surat bernomor 522/303/123.7.2/2025.
Objek wisata yang ditutup meliputi Pemandian Air Panas Cangar, Coban Watu Ondo, Coban Watu Lumpang, dan Wisata Panorama Petung Sewu. Semua lokasi ini terpaksa ditutup untuk sementara waktu.
Alasan Penutupan
Penutupan dilakukan karena masih tingginya curah hujan dan potensi longsor susulan di jalur Pacet-Cangar. Kondisi ini dinilai membahayakan pengunjung dan petugas.
Kepala UPT Tahura R Soerjo, Ahmad Wahyudi, menyatakan penutupan berlaku hingga waktu yang belum ditentukan. Situasi akan terus dievaluasi sebelum objek wisata kembali dibuka untuk umum.
Longsor di Jalur Pacet-Cangar
Longsor terjadi pada Kamis siang pukul 11.15 WIB di kawasan wisata Watu Lumpang, Desa/Kecamatan Pacet, Mojokerto. Material longsor meliputi lumpur, bebatuan, dan pepohonan.
Lumpur, bebatuan, dan pepohonan menutup jalan sepanjang kurang lebih 50 meter. Hal ini mengakibatkan jalur alternatif Mojokerto-Kota Batu sementara tidak dapat dilalui kendaraan.
Korban Longsor
Bencana ini juga menimbulkan korban jiwa. Sebuah mobil pikap dan minibus tersapu longsor dan jatuh ke jurang.
Satu korban jiwa berhasil diidentifikasi, yaitu Masjid Zatmo Setio (31), warga Sidoarjo. Jenazahnya telah dievakuasi ke RS Sumberglagah, Pacet, Mojokerto.
Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dan evakuasi di lokasi longsor. Proses pencarian terkendala oleh kondisi medan yang sulit dan masih adanya potensi longsor susulan.
Dampak Penutupan Terhadap Pariwisata Lokal
Penutupan destinasi wisata ini tentu berdampak pada sektor pariwisata lokal di Mojokerto dan sekitarnya. Para pelaku usaha di sekitar lokasi wisata terdampak secara ekonomi.
Pemerintah daerah setempat diharapkan dapat memberikan dukungan dan bantuan kepada para pelaku usaha yang terdampak. Upaya pemulihan pasca-bencana juga perlu dilakukan secara cepat dan terpadu.
Semoga situasi segera membaik dan jalur Pacet-Cangar dapat kembali dilalui dengan aman. Prioritas utama tetap keselamatan jiwa dan pemulihan lingkungan terdampak longsor.





