Mulai April 2025, perjalanan udara antara Bali dan Bangkok semakin mudah. Thai Lion Air membuka rute penerbangan langsung, menghubungkan dua destinasi wisata populer ini.
Penerbangan Langsung Bali-Bangkok: Kenyamanan Baru bagi Wisatawan
Thai Lion Air resmi membuka rute penerbangan langsung dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai (DPS), Bali ke Bandara Internasional Don Mueang (DMK), Bangkok.
Penerbangan perdana dijadwalkan pada 3 Maret 2025. Jadwal awal menawarkan empat penerbangan per minggu.
Jadwal Penerbangan Awal
Pada tahap awal, penerbangan tersedia Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu. Pesawat berangkat dari Bali pukul 18.20 WITA dan tiba di Bangkok pukul 21.40 ICT.
Penerbangan dari Bangkok ke Bali dijadwalkan pada Minggu, Selasa, Kamis, dan Sabtu, pukul 11.55 ICT dari Bangkok dan tiba di Bali pukul 17.20 WITA.
Peningkatan Frekuensi Penerbangan
Mulai 10 April 2025, Thai Lion Air meningkatkan frekuensi penerbangan menjadi tujuh kali seminggu.
Penerbangan Bali-Bangkok-Bali akan tersedia setiap hari, memberikan lebih banyak fleksibilitas bagi wisatawan dan pebisnis.
Fasilitas dan Tipe Pesawat
Thai Lion Air merekomendasikan penggunaan aplikasi BookCabin untuk kemudahan pemesanan tiket, pengaturan perjalanan, dan check-in online.
Maskapai ini menggunakan pesawat Boeing 737-800NG (189 kursi ekonomi) dan Boeing 737-900ER (215 kursi ekonomi) untuk rute ini.
Dampak Positif bagi Pariwisata dan Hubungan Bilateral
Pembukaan rute ini merupakan langkah strategis Thai Lion Air dalam mendukung sektor pariwisata.
Langkah ini juga memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Thailand, memudahkan perjalanan dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.
Menurut Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic of Wings Air, rute ini akan memberikan pilihan perjalanan yang lebih mudah, cepat, dan efisien bagi wisatawan dan pebisnis dari kedua negara.
Kesimpulan
Penerbangan langsung Bali-Bangkok oleh Thai Lion Air menjanjikan peningkatan konektivitas dan aksesibilitas antara dua destinasi wisata utama di Asia Tenggara. Peningkatan frekuensi penerbangan dan kemudahan pemesanan tiket diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pariwisata di kedua negara dan memperkuat kerjasama bilateral Indonesia-Thailand.





