Pulau Harapan, bagian timur Pulau Kelapa, kini menjadi destinasi wisata unggulan di Kepulauan Seribu. Nama pulau ini memang sangat tepat, menyimpan harapan dan berbagai cerita menarik.
Homestay Koja: Awal Mula Sebuah Kesuksesan
Salah satu kisah sukses di Pulau Harapan adalah Homestay Koja, milik pasangan Komariah dan Jagur.
Berawal dari empat kamar sederhana di samping rumah mereka pada tahun 2010, Homestay Koja menjadi pionir di antara beberapa penginapan lain di pulau tersebut.
Pertemuan yang Mengubah Segalanya
Seorang tamu, Ferdiantes, manajer mikro bisnis BRI, mengunjungi Homestay Koja pada suatu hari. Pertemuan ini menjadi titik balik bagi Oma Kokom (panggilan akrab Komariah).
Ferdiantes melihat potensi Homestay Koja dan menawarkan bantuan pendanaan dari BRI untuk pengembangan usaha.
Kucuran Dana dan Ekspansi Bisnis
Oma Kokom mengajukan permohonan pinjaman, dan hanya dalam seminggu, dana sebesar Rp 100 juta cair pada tahun 2015.
Dengan dana tersebut, Homestay Koja diperluas, dan popularitasnya meningkat pesat, menarik banyak wisatawan.
Dari Keengganan Hingga Kesuksesan Agen BRILink
Sukses mengembangkan homestay, Oma Kokom kemudian ditawari menjadi agen BRILink. Awalnya ia ragu, lebih terbiasa menyimpan uang dalam bentuk emas.
Namun, setelah mencoba, usahanya sebagai agen BRILink berkembang pesat. Suaminya, Pak Jagur, bahkan secara aktif mempromosikan layanan BRILink dari homestay ke homestay.
Strategi Cerdas dan Hasilnya yang Mengagumkan
Dengan strategi pemasaran yang unik dan pelayanan yang ramah, omzet Homestay Koja dan agen BRILink Oma Kokom mencapai angka yang fantastis.
Omzetnya bahkan mencapai Rp 700 juta per bulan, dan Oma Kokom beberapa kali dinobatkan sebagai agen terbaik di Pulau Kelapa-Harapan.
Resign dan Fokus pada Bisnis yang Berkembang
Keberhasilan ini membuat Oma Kokom memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya sebagai pegawai kelurahan pada tahun 2017.
Ia fokus mengembangkan Homestay Koja dan agen BRILink yang beroperasi selama 24 jam, memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggannya.
Inspirasi dan Harapan untuk Masa Depan
Kisah sukses Oma Kokom menginspirasi banyak orang, termasuk mantri BRI di Kepulauan Seribu, Redi dan Ryan.
Homestay Koja yang awalnya hanya berempat kamar kini berkembang pesat hingga memiliki 12 kamar dan enam kamar kontrakan.
Bahkan, anak pertama Oma Kokom pun telah mengikuti jejaknya dengan membuka homestay sendiri, juga dengan bantuan pendanaan dari BRI.
Kisah Oma Kokom menjadi bukti nyata bahwa kegigihan dan kerja keras, didukung oleh akses permodalan yang tepat, mampu menciptakan kesuksesan besar, terutama bagi pelaku UMKM di daerah terpencil sekalipun. Semoga kisah ini menginspirasi lebih banyak pengusaha UMKM di Indonesia.





