Seorang turis Inggris, Alexandra Clarke (26), hilang setelah kapal yang ditumpanginya terbakar dan tenggelam di perairan Pulau Koh Tao, Thailand, Minggu (16/3/2025).
Insiden tersebut terjadi setelah pukul 09.00 waktu setempat. Clarke berasal dari Lambeth, London Selatan.
Kapal Terbakar Akibat Kebocoran Bahan Bakar
Kepolisian Koh Tao menduga kebakaran disebabkan oleh kebocoran tangki bahan bakar kapal saat pengisian ulang. Kapten dan kru kapal telah didakwa atas tuduhan kelalaian.
Otoritas setempat, termasuk Dinas Kelautan Provinsi Surat Thani, segera merespon kejadian tersebut. Mereka berkoordinasi dengan kapal-kapal pribadi dan sukarelawan untuk mengevakuasi penumpang dan kru yang selamat.
Kementerian Luar Negeri Inggris telah menyatakan dukungannya kepada keluarga Clarke dan tengah berkoordinasi dengan otoritas Thailand.
Pencarian Terus Dilakukan, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Tim pencarian, termasuk penyelam angkatan laut Thailand, telah melakukan pencarian intensif di sekitar lokasi kejadian. Namun hingga saat ini, Clarke belum ditemukan.
Polisi memperkirakan Clarke berada di toilet kapal saat kebakaran terjadi. Pencarian akan terus dilanjutkan hingga Clarke ditemukan.
Penyebab pasti kebakaran masih diselidiki. Namun, dugaan sementara menyebutkan mesin yang digunakan untuk memompa bahan bakar ke tangki mengalami kerusakan selama perjalanan menuju lokasi penyelaman di Teluk Thailand.
Para turis dan instruktur selam telah dibawa ke Southwest Pinnacle sekitar pukul 07.30 sebelum insiden terjadi. Kolonel Sarayuth Buriwachira dari Kepolisian Koh Tao mengkonfirmasi hal ini.
Kejadian ini menyoroti pentingnya keselamatan dan standar operasional prosedur yang ketat dalam industri pariwisata bahari. Semoga pencarian Alexandra Clarke segera membuahkan hasil dan keluarganya dapat segera mendapatkan kepastian.





