Tiga pelaku pembegalan dan penganiayaan terhadap seorang polisi di Kalimalang, Kabupaten Bekasi, telah ditangkap. Kejadian yang sempat viral di media sosial ini kini telah terungkap.
Kronologi Pembegalan Polisi di Kalimalang
Peristiwa terjadi Rabu, 2 April 2025, sekitar pukul 04.45 WIB. Korban, Brigadir Abdul Azis, anggota Satuan Sabhara Polres Metro Bekasi, dipepet oleh dua pelaku menggunakan motor Honda Scoopy merah.
Pelaku DE langsung mengayunkan celurit ke arah Brigadir Azis. Aksi ini terekam video yang kemudian viral di media sosial.
Pelaku mematikan kontak motor korban, membuatnya terhenti. DE kembali mengayunkan celurit, mengenai tas dan lengan kiri korban.
Meski sempat kembali ke motornya, Brigadir Azis dicegah pelaku. Terjadi perdebatan, dan pelaku kembali menyerang dengan celurit.
Brigadir Azis mengalami luka bacok di tangan kirinya saat mencoba menangkis serangan. Setelah itu, para pelaku melarikan diri.
Korban kemudian dilarikan ke RS Mediros Cikarang, lalu dirujuk ke RS Kramat Jati untuk perawatan lebih lanjut.
Peran Tiga Pelaku Begal
Polisi menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini. DE (24) berperan sebagai eksekutor, melakukan pembacokan dengan celurit.
AR (21) berperan sebagai joki dan menjual motor korban. Sementara SD (19) bertindak sebagai penadah.
DE merupakan residivis. Ketiga pelaku berhasil ditangkap dan sejumlah barang bukti diamankan.
Barang bukti yang diamankan antara lain STNK, BPKB, jaket korban yang robek, celana, tas ransel, rekaman CCTV, dan hasil visum.
Proses Penangkapan dan Pengungkapan Kasus
Polres Metro Bekasi langsung bergerak cepat menyelidiki kasus ini setelah kejadian. Penyelidikan yang dilakukan berhasil mengungkap identitas para pelaku.
Penangkapan ketiga pelaku menunjukkan kesigapan dan profesionalisme pihak kepolisian. Kasus ini menjadi bukti komitmen penegakan hukum.
Proses hukum akan terus berlanjut terhadap para pelaku. Semoga kasus ini menjadi pelajaran bagi masyarakat dan mencegah kejadian serupa terulang.
Pengungkapan kasus ini diharapkan memberikan rasa aman dan keadilan bagi korban dan masyarakat. Keberhasilan penangkapan menjadi contoh penegakan hukum yang efektif.





