Rekor! 19 Juta Penumpang KRL Lebaran 2025, Bogor Terpadat!

KAI Commuter Indonesia (KCI) melaporkan lonjakan jumlah penumpang KRL selama periode mudik Lebaran 2025. Tercatat 19 juta penumpang, meningkat 4% dibanding tahun sebelumnya.

Lonjakan Penumpang KRL Selama Mudik Lebaran 2025

Direktur Operasi dan Pemasaran KAI, Broer Rizal, mengumumkan angka resmi tersebut di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Selasa (15/4/2025). Peningkatan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan KRL untuk transportasi mudik.

Bacaan Lainnya

Jumlah pengguna Commuter Line selama periode Lebaran 2025 mencapai 19.152.550 orang. Angka ini naik 4% dari tahun 2024 yang tercatat 18.152.550 penumpang.

Volume Penumpang dan Tingkat Kepadatan

Tidak hanya jumlah penumpang yang meningkat, volume pengguna KRL juga mengalami kenaikan. Total volume selama periode libur Lebaran 2025 mencapai 18 juta orang.

Selama 22 hari periode mudik Lebaran, tercatat 18.716.224 orang menggunakan layanan KRL. Angka ini juga menunjukkan peningkatan 4% dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 17.920.665 penumpang.

Operasional KRL Selama Mudik Lebaran

KAI mengoperasikan 1.063 perjalanan KRL setiap harinya selama periode angkutan Lebaran. Hal ini menunjukan komitmen KAI dalam memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat.

Stasiun Bogor menjadi stasiun dengan jumlah keberangkatan dan kedatangan penumpang teramai. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, yang akan dijelaskan lebih lanjut.

Popularitas Stasiun Bogor

Stasiun Bogor mencatat 1.127.129 penumpang untuk keberangkatan dan 1.140.909 penumpang untuk kedatangan. Jumlah ini menunjukkan tingginya peminat stasiun tersebut.

Popularitas Stasiun Bogor disebabkan oleh lokasinya yang dekat dengan destinasi wisata seperti Kebun Raya Bogor. Hal ini membuat banyak penumpang memilih Stasiun Bogor sebagai akses menuju tempat wisata tersebut.

Secara keseluruhan, peningkatan jumlah penumpang KRL selama Lebaran 2025 menunjukkan tren positif dalam penggunaan transportasi publik. Keberhasilan KAI dalam memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat selama periode mudik perlu diapresiasi. Data ini juga menjadi bahan evaluasi KAI untuk meningkatkan layanan di masa mendatang, terutama dalam mengantisipasi lonjakan penumpang pada periode sibuk seperti Lebaran.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *