Artis Sekar Arum Widara ditangkap polisi karena menggunakan uang palsu saat berbelanja di sebuah mal di Kemang, Jakarta Pusat. Penangkapan terjadi pada Rabu, 2 April 2025.
Kejadian bermula saat Sekar Arum melakukan tiga kali transaksi menggunakan uang palsu. Polisi kemudian mengembangkan kasus ini dan menemukan uang palsu senilai ratusan juta rupiah.
Penangkapan Sekar Arum dan Transaksi Uang Palsu
Sekar Arum ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan. Dia dijerat dengan beberapa pasal dalam Undang-Undang RI Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dan KUHP.
Saat berbelanja, Sekar Arum menggunakan uang palsu sejumlah Rp 600.000 untuk membeli makanan dan minuman. Uang palsu tersebut kemudian terdeteksi oleh kasir.
Setelah upaya transaksi kedua dan ketiga gagal, Sekar Arum diamankan oleh satpam mal dan diserahkan kepada pihak kepolisian. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Peran Suami Siri Sekar Arum
Saat berbelanja, Sekar Arum ditemani oleh suami sirinya, yang berinisial DA. DA saat ini berstatus sebagai saksi.
Polisi masih menyelidiki keterlibatan DA dalam kasus ini. Pihak berwajib akan memastikan peran DA dalam penggunaan uang palsu tersebut.
Asal Usul Uang Palsu dan Kronologi Penangkapan
Polisi masih menyelidiki asal usul uang palsu yang digunakan Sekar Arum. Sekar Arum sendiri memberikan keterangan yang berubah-ubah kepada polisi.
Awalnya, Sekar Arum mengaku uang tersebut merupakan hasil penagihan utang. Namun keterangannya berubah pada kesempatan lain. Hal ini membuat penyelidikan menjadi lebih rumit.
Sekar Arum melakukan tiga kali percobaan transaksi menggunakan uang palsu di toko yang berbeda di mal tersebut. Pada percobaan ketiga, uang palsunya terdeteksi oleh kasir.
Setelah diamankan, ditemukan barang bukti berupa uang palsu pecahan seratus ribuan senilai Rp 235 juta, sebuah iPhone 11 ProMax, dan sebuah HP Xiaomi Redmi. Polisi masih terus mendalami kasus ini.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan seorang artis. Penyelidikan akan terus dilakukan untuk mengungkap seluruh jaringan dan asal muasal uang palsu tersebut.





