Raja Abdullah II Sambut Hangat Prabowo di Istana Al Husseiniya

Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Yordania. Ia bertemu dengan Raja Abdullah II bin Al-Hussein di Istana Al Husseiniya, Amman.

Pertemuan Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II di Amman

Presiden Prabowo tiba di Istana Al Husseiniya sekitar pukul 13.00 waktu setempat pada Senin, 14 Mei 2025. Ia disambut dengan upacara kehormatan yang meriah.

Bacaan Lainnya

Upacara Penyambutan yang Khidmat

Prabowo melewati pasukan jajar kehormatan sebelum bertemu Raja Abdullah II. Keduanya berjabat tangan dan berfoto bersama di depan bendera kedua negara.

Pertemuan Bilateral yang Konstruktif

Setelah sesi foto, Prabowo dan Raja Abdullah II mengadakan pertemuan empat mata. Pertemuan ini membahas isu strategis penting bagi kedua negara.

Kerja Sama Bilateral Indonesia-Yordania

Diskusi tersebut mencakup stabilitas kawasan dan peningkatan kerja sama bilateral di berbagai sektor. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan produktif.

Delegasi Indonesia yang Hadir

Sejumlah menteri turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kunjungan ini. Mereka antara lain Menteri Luar Negeri, Menteri Pertahanan, Menteri Investasi, dan beberapa menteri lainnya.

Daftar Lengkap Delegasi

Selain para menteri, Sekretaris Kabinet dan Duta Besar RI di Amman juga hadir dalam delegasi Indonesia. Kehadiran delegasi yang lengkap menunjukan keseriusan Indonesia dalam memperkuat hubungan bilateral.

Penguatan Hubungan Indonesia-Yordania

Kunjungan Presiden Prabowo ke Yordania menandai babak baru dalam hubungan bilateral kedua negara. Pertemuan ini diharapkan mampu meningkatkan kerja sama di berbagai bidang, membawa manfaat bagi kedua bangsa.

Setelah pertemuan empat mata dan penandatanganan nota kesepahaman, kedua pemimpin negara kembali berjabat tangan, menandai berakhirnya kunjungan kenegaraan yang sukses. Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat kerjasama ekonomi, politik, dan budaya antara Indonesia dan Yordania di masa depan. Hal ini akan berkontribusi pada stabilitas regional dan kesejahteraan masyarakat kedua negara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *