Gagalkan Penyelundupan 98 Kg Sabu Aceh: 3 Tersangka Dibekuk!

Kepolisian Aceh berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 98 kilogram sabu. Tiga orang tersangka yang diduga sebagai pemasok telah ditangkap.

Pengungkapan Kasus Penyelundupan Sabu di Aceh

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, membenarkan pengungkapan kasus ini. Penangkapan tersebut selaras dengan arahannya untuk memberantas peredaran narkoba secara menyeluruh.

Bacaan Lainnya

Brigjen Eko menyatakan bahwa Ditresnarkoba Polda Aceh berhasil mengamankan tiga tersangka pemasok dan barang bukti sabu seberat 98 kilogram. Para tersangka merupakan bagian dari jaringan internasional.

Tersangka dan Lokasi Penangkapan

Tiga tersangka yang ditangkap adalah SI (40), EW (24), dan RF (26). Ketiganya ditangkap di Sungai Raya Gampong Labuhan Keude, Aceh Timur, pada Rabu, 16 April 2025.

Penangkapan berawal dari informasi masyarakat tentang rencana pengiriman sabu dalam jumlah besar melalui jalur laut. Informasi tersebut menyebutkan kapal jenis Oskadon warna merah bata akan digunakan.

Kronologi Pengungkapan Kasus

Tim gabungan dari Satgassus Ditresnarkoba Polda Aceh, Satresnarkoba Polres Aceh Timur, dan Bea Cukai Langsa langsung menuju lokasi. Mereka menemukan sebuah boat yang mencurigakan.

Saat didekati, dua orang yang berada di kapal melompat ke sungai dan berhasil kabur. Petugas kemudian menggeledah kapal dan menemukan 4 bungkus besar berisi 98 kilogram sabu.

Setelah itu, polisi berhasil menangkap tiga orang yang diduga sebagai pengendali darat dan penjemput barang. Ketiga tersangka saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polda Riau.

Dampak dan Upaya Pencegahan Kedepan

Pengungkapan kasus ini menunjukkan keseriusan aparat dalam memberantas peredaran narkoba di Aceh. Jumlah sabu yang berhasil disita cukup signifikan dan menunjukkan besarnya ancaman peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Keberhasilan ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada para pelaku dan menekan angka peredaran narkoba. Peningkatan pengawasan dan kerjasama antar lembaga penegak hukum sangat penting untuk mencegah penyelundupan serupa di masa depan.

Operasi ini menunjukkan komitmen kuat dalam melawan peredaran narkoba. Kerjasama antar lembaga dan informasi dari masyarakat sangat krusial dalam mengungkap kasus-kasus serupa dan melindungi masyarakat dari bahaya narkoba.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *