Sebuah rumah di Bogor Selatan ambrol akibat longsor, menimbun seorang nenek berusia 61 tahun. Kejadian ini terjadi di tepi Sungai Cipakancilan.
Rumah Ambrol Terbawa Longsor di Bogor Selatan
Rumah yang ambrol terletak di bibir tebing Sungai Cipakancilan. Sebagian besar bangunan hancur dan terbawa arus sungai.
Petugas BPBD, Tagana, dan warga masih membersihkan puing-puing rumah yang menutupi aliran sungai. Sebagian tebing yang longsor telah ditutupi terpal.
Hampir semua bangunan di area tersebut berdiri di bibir tebing. Minimnya lahan kosong membuat bangunan sangat dekat dengan tebing sungai yang rawan longsor.
Rumah yang dihuni delapan jiwa itu ambrol pukul 06.20 WIB. Longsor diduga disebabkan tebing yang labil akibat tergerus arus sungai.
Penyebab Longsor
Kepala BPBD Kota Bogor, Hidayatullah, menyatakan hujan deras semalam menyebabkan longsor. Tembok penahan tanah (TPT) yang sudah keropos juga menjadi faktor penyebab.
Nenek Berusia 61 Tahun Tertimbun Longsor
Seorang nenek bernama Titin (61 tahun) sempat tertimbun reruntuhan rumahnya. Ia berhasil selamat berkat kasur yang melindungi tubuhnya dari puing-puing.
Warga bernama Nurohman (60) menceritakan proses evakuasi yang cukup lama. Proses evakuasi sempat sulit karena mereka harus mencari posisi Ibu Titin yang tertimbun.
Tangan Ibu Titin yang terlihat di atas puing-puing membantu proses evakuasi. Setelah berhasil dievakuasi, Ibu Titin langsung dibawa ke rumah sakit.
Kondisi Korban dan Evakuasi
Ibu Titin ditemukan dalam posisi terhimpit, namun kasur yang berada di atasnya melindunginya dari reruntuhan. Kondisi Ibu Titin saat ini sudah membaik setelah mendapatkan perawatan medis.
Evakuasi berlangsung cukup lama karena petugas harus berhati-hati dalam menggali puing-puing rumah. Warga sekitar bahu membahu membantu proses evakuasi.
Langkah Pencegahan Bencana Longsor
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya upaya pencegahan longsor di daerah rawan. Penguatan struktur tanah dan pembangunan tembok penahan tanah yang kokoh sangat dibutuhkan.
Pemerintah setempat perlu meningkatkan pengawasan dan edukasi kepada masyarakat di daerah rawan longsor. Masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Peristiwa longsor di Bogor Selatan ini menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur yang memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan warga. Peningkatan kesadaran dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat krusial dalam meminimalisir dampak bencana.





