Rasa Lebaran: Non-Muslim Rayakan Idul Fitri, Masak Ketupat & Rendang

Suasana Lebaran Idul Fitri tak hanya dirasakan meriah oleh umat Muslim. Sebuah keluarga non-Muslim di Malaysia turut merasakannya dengan memasak hidangan khas Lebaran.

Keluarga Kristen Rayakan Lebaran dengan Rendang dan Kue Kering

Sebuah video viral di TikTok memperlihatkan keluarga Kristen asal Malaysia yang turut merayakan Idul Fitri. Ibu mereka bahkan membangunkan anak-anak untuk membantu menyiapkan hidangan Lebaran.

Bacaan Lainnya

Mereka mempersiapkan berbagai hidangan khas, seperti rendang dan kue kering. Hal ini menunjukkan toleransi dan keakraban antarumat beragama di Malaysia.

Tradisi Keluarga yang Terus Berlanjut

Ibu dari keluarga tersebut tumbuh di lingkungan keluarga besar yang memiliki banyak saudara Muslim. Hal ini yang membuat perayaan Lebaran menjadi tradisi bagi keluarganya.

Meskipun beragama Kristen dan biasanya merayakan Natal dan Paskah, keluarga ini tetap menjaga tradisi merayakan Lebaran Idul Fitri.

Respons Positif Netizen

Video tersebut mendapatkan banyak tanggapan positif dari netizen, baik Muslim maupun non-Muslim. Banyak yang mengaku terharu dan salut dengan sikap toleransi keluarga tersebut.

Beberapa netizen non-Muslim bahkan mengaku turut merayakan Lebaran dengan memasak hidangan khas seperti ketupat dan rendang. Ini menunjukkan betapa meriahnya perayaan Lebaran di Indonesia dan Malaysia.

Tradisi Lebaran di Indonesia: Tak Hanya Umat Muslim yang Merayakan

Di Indonesia, fenomena serupa juga terjadi. Seorang TikToker, Sania Leonardo, membagikan momennya memasak hidangan Lebaran, meskipun ia non-Muslim.

Sania terlihat menghabiskan waktu berjam-jam untuk memasak ketupat, opor ayam, dan sambal goreng ati. Hal ini menunjukkan betapa Lebaran telah menjadi bagian dari budaya Indonesia yang diterima luas.

Toleransi Antar Umat Beragama di Indonesia

Keikutsertaan non-Muslim dalam perayaan Lebaran menunjukkan adanya toleransi antarumat beragama yang tinggi di Indonesia dan Malaysia. Hal ini menjadi nilai positif yang perlu dijaga dan dirayakan.

Perayaan Lebaran yang inklusif ini memperlihatkan keindahan keberagaman budaya dan agama di kedua negara tersebut. Semoga tradisi ini terus berlanjut dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Keberagaman budaya dan agama di Indonesia dan Malaysia tergambar jelas melalui perayaan Idul Fitri. Keluarga non-Muslim yang turut merayakannya mencerminkan semangat toleransi dan persatuan yang tinggi di kedua negara. Semoga hal ini menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan antar umat beragama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *