Pernah membayangkan es krim rasa Air Susu Ibu (ASI)? Terdengar unik, namun sebuah merek perlengkapan bayi asal Amerika Serikat, Frida, telah menciptakannya.
Es Krim ASI Frida: Inspirasi dari Pompa ASI 2-in-1
Produk ini diluncurkan beriringan dengan peluncuran pompa ASI 2-in-1 Manual Breast Pump Frida. Es krim ini bukanlah terbuat dari ASI asli, karena hal tersebut dilarang oleh Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA).
Formulanya dirancang untuk meniru rasa dan nutrisi ASI. Frida menjamin rasa manis, creamy, dan kaya nutrisi, dengan sentuhan gurih dan sedikit asin.
Komposisi dan Nutrisi Es Krim ASI
Es krim ini difortifikasi dengan asam lemak omega 3, karbohidrat, dan laktosa untuk meningkatkan energi. Nutrisi penting lainnya seperti vitamin B, vitamin D, zat besi, kalsium, dan zinc juga ditambahkan.
Strategi Pemasaran yang Unik: Menunggu 9 Bulan
Frida menerapkan strategi pemasaran unik. Pembeli harus menunggu selama 9 bulan untuk mendapatkan es krim ini, meniru masa kehamilan.
Pendaftaran dilakukan melalui situs web Frida. Hal ini menimbulkan rasa penasaran dan antusiasme tinggi dari calon konsumen.
Respons Publik dan Tren ASI
Banyak orang penasaran dan berbagi pengalaman mereka dengan ASI. Beberapa netizen mengaku pernah membuat es krim ASI sendiri atau mencampur ASI ke dalam kopi.
Frida mengutip penelitian yang menunjukkan 70% wanita pernah mencoba ASI mereka sendiri, dan 29% pria tertarik mencobanya. Tren ini semakin diperkuat oleh selebriti seperti Kourtney Kardashian yang diketahui mengonsumsi ASI-nya sendiri.
Bukan yang Pertama: Sejarah Es Krim ASI
Es krim ASI buatan Frida bukanlah yang pertama. Pada tahun 2011, gerai es krim The Icecreamist di London pernah menjual es krim Baby Gaga dari ASI donasi.
Es krim Baby Gaga, berwarna putih kekuningan mirip vanilla, sangat laris namun kemudian dihentikan penjualannya karena masalah keamanan, menurut laporan BBC.
Es krim ASI Frida, dengan formulanya yang unik dan strategi pemasaran yang menarik, menunjukkan bagaimana inovasi dapat terinspirasi dari hal-hal tak terduga, dan sekaligus mencerminkan tren terkini terkait ASI dan manfaatnya.





