Calo Bandara Changi? Deportasi Mengintai! Kisah Nyata yang Mengejutkan

Sembilan Warga Asing di Singapura Diusir Karena Jadi Calo Ilegal di Bandara

Singapura mendeportasi sembilan warga negara asing karena terbukti menjadi calo ilegal di Bandara Changi. Mereka beroperasi dengan menargetkan turis.

Bacaan Lainnya

Modus Operasi Calo Ilegal di Bandara Changi

Para calo, berusia antara 30 hingga 48 tahun, mendekati turis yang memiliki kewarganegaraan sama. Mereka menawarkan jasa pengiriman emas dan ponsel ke negara asal turis tersebut.

Janji Uang Tunai sebagai Umpan

Para calo menjanjikan imbalan uang tunai kepada turis jika mereka menyerahkan barang-barang tersebut kepada rekan mereka di negara tujuan. Ini merupakan modus operandi untuk menarik para turis.

Operasi Gabungan Mengungkap Jaringan Calo

Kejahatan ini terungkap berkat operasi gabungan pada 22 Maret 2025. Pihak kepolisian, Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan (ICA), Kementerian Tenaga Kerja (MOM), dan Changi Airport Group bekerja sama dalam operasi ini.

Konsekuensi Hukum bagi Para Calo

Delapan calo kehilangan izin kerja (S Pass) mereka, sementara satu lainnya kehilangan izin kunjungan jangka pendek. Mereka menghadapi deportasi dan larangan memasuki Singapura.

Pelanggaran Undang-Undang Otoritas Penerbangan Sipil

Tindakan mereka melanggar Undang-Undang Otoritas Penerbangan Sipil Singapura. Para pelaku akan dikenakan Perintah Larangan memasuki bandara selama periode tertentu, kecuali untuk naik pesawat.

Ancaman Pidana bagi Pelanggar

Mereka yang melanggar Perintah Larangan akan ditangkap dan dijerat dengan hukuman pidana. Pemerintah Singapura menekankan keseriusan tindakan ini.

Imbauan kepada Pelancong

Pemerintah Singapura mengimbau para pelancong untuk menghindari membawa barang atas nama orang asing. Hal ini untuk mencegah potensi bahaya keamanan dan menghindari penangkapan.

Pentingnya Kewaspadaan

Mengangkut barang untuk orang lain berpotensi melibatkan diri dalam kegiatan ilegal. Kewaspadaan dan kehati-hatian sangat penting bagi para pelancong.

Singapura berkomitmen memberantas aktivitas ilegal di bandara. Deportasi sembilan calo ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Bandara Changi. Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi para pelancong untuk selalu waspada dan menghindari tawaran jasa yang mencurigakan. Semoga kasus ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *