Seorang kreator konten makanan asal Amerika Serikat dengan akun @sweetycrafting baru-baru ini menjadi perbincangan hangat di dunia maya. Kesalahannya dalam mengidentifikasi buah sawo dalam video terbarunya telah memicu reaksi beragam dari netizen.
Kesalahan Identifikasi Buah Sawo
Dalam video yang diunggah pada 15 Maret 2025, wanita tersebut mengunjungi pasar tradisional di India dan menemukan buah sawo. Namun, ia salah mengidentifikasi buah tropis tersebut sebagai kentang.
Ia menggambarkan buah sawo dengan deskripsi yang tak biasa. Menurutnya, bentuk dan tekstur sawo aneh, kulitnya cokelat dan lunak, serta berair saat dikupas.
Keheranannya semakin terlihat ketika ia mempertanyakan mengapa “kentang” ini bisa dimakan mentah, berbeda dengan kentang pada umumnya yang perlu dimasak.
Reaksi Netizen terhadap Deskripsi yang Tak Biasa
Video tersebut viral dan menuai beragam komentar dari netizen. Banyak yang terkejut dengan deskripsi yang diberikan kreator konten tersebut terhadap buah sawo.
Beberapa netizen menyayangkan kurangnya riset kreator konten sebelum membuat video. Hal ini dianggap dapat memberikan informasi yang salah kepada penonton.
Netizen lain juga mempertanyakan konsistensi deskripsi kreator konten. Awalnya ia menyebutkan tekstur sawo seperti jeruk, kemudian berubah menjadi seperti kentang.
Profil Kreator Konten dan Kontroversi Sebelumnya
Kreator konten ini dikenal sering mencicipi makanan eksotis dari berbagai negara. Namun, ia bukan kali pertama membuat kesalahan dalam mengidentifikasi makanan.
Sebelumnya, ia pernah menuai kritik karena salah mengidentifikasi asam jawa sebagai kacang berisi larva yang lengket dan berujung pada klaim bahwa bijinya sangat keras dan dapat mematahkan gigi.
Mengenal Lebih Jauh Buah Sawo dan Manfaatnya
Buah sawo, yang kaya akan nutrisi, merupakan buah tropis yang tumbuh subur di Asia, termasuk Indonesia dan India. Rasanya yang manis dan teksturnya yang unik membuatnya disukai banyak orang.
Dalam 100 gram buah sawo terkandung 0,44 gram protein, 14,7 vitamin C, dan 21 miligram kalsium. Selain itu, masih banyak nutrisi lain yang terkandung di dalamnya.
Konsumsi buah sawo bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menyehatkan sistem pencernaan, membantu mengendalikan berat badan, dan menangkal radikal bebas.
Kejadian ini mengingatkan kita akan pentingnya riset dan validasi informasi, terutama bagi para kreator konten yang membagikan pengalaman mereka kepada publik. Kesalahan identifikasi buah sawo oleh kreator konten asal Amerika ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya akurasi informasi dalam konten digital.





